Temon Cinta Bunga…( part.2 )

10 Jun

Hari hari Temon  jalani dg murung…

Kasihan dia….belajarnya jadi malas malasan..

Makan tak enak …tidur tak nyenyak…

Diam diam kedua orang tuanya juga memperhatikan temon…

Terlebih emaknya…

Karena dia sangat sayang banget sama temon..maklum anak laki laki satu satunya harapan  keluarga…

Sore itu  menjelang magrib temon duduk menyendiri diteras rumahnya…

Diam seribu bahasa…, pandangannya kosong…

Sudah jelas sedang teringat sesuatu…

Emak nya dengan hati hati mendekati dan duduk disampingya..…

” anakku…emak perhatikan sudah sekian lama kamu kelihatan berubah..sekarang kamu jadi malas belajar…malas mengaji…kamu banyak diam….Emak pernah muda, jadi emak tahu dan paham tentang masalahmu sekarang…Kamu persis seperti Bapakmu waktu muda…Kalau lagi ada masalah  cinta ya begitu itu……diam..kayak kamu…Sudahlah….sekarang baiknya kamu ceritakan aja semua ke emak.., emak gak apa apa kok…. Justru nanti emak akan bantu pa yg jadi masalahmu…..”

“ baik banget si emak,…” pikirnya setengah ga percaya…

“ bener ni mak…??”

Emaknya mengangguk sambil tersenyum bijaksana…

“ anu mak.., Temon itu suka sama Bunga…temen sekolah Temon…tapi dianya sudah gak  ada karena pindah keluar jawa ikut Bapaknya…..”

´Emm…gitu to…  Trus..? kamu kepikiran terus gitu….??

Temon cuma menunduk menahan sedih..…

“ sini nak……” emak memegang dg lembut bahu temon lantas menariknya sedikit untuk merapatkan duduk nya….

“ anakku…kamu adalah anak laki2 satu satunya kebanggaan emak…juga kebanggan keluarga….Ibarat burung…saat sekarang bulu sayapmu belumlah  lengkap….

Bersabarlah ya nak…. nanti kalau sayapmu sudah bisa mengepak lebar.. maka silahkan terbanglah yang tinggi …terbanglah yang jauh….untuk memetik bungamu  tuk di bawa pulang…”

mendengar nasehat emak yang menyentuh itu..,, tak sadar ada setitik air yg menitik dari sudut matanya…

Menangis adalah pantang baginya…, tapi entahlah untuk yang sekarang Temon tak mampu membendungnya…

Melihat itu si emak lalu menambah erat pelukannya…

‘ bangkitlah nak……bentuklah sayapmu yang lebar dan kuat..agar kelak kamu bisa terbang tinggi taklukkan angkasa…sebrangi samudra ..dan petiklah bungamu disana…percayalah kamu pasti bisa..”

Kata kata seorang ibu yang menyentuh sekaligus memberi semangat…

Sontak membuat temon  bagai tersadar dari mimpi….Dia bagaikan batere yang baru saja di charge….…

Kekuatan yang begitu besar kini dia rasakan …..tiba tiba dunia kelihatan berwarna kembali…

” Terima kasih mak…, temon berjanji mulai sekarang temon akan rajin belajar lagi…”

Kemudian  perbincangan anak emak itu mereka akhiri dengan saling pandang dan saling senyum bahagia…

Hari berikutnaya kehidupan kembali normal…malah lebih bergairah…

Temon  benar benar jadi kutu buku dan maniak belajar…

Sampai tak terasa ujian sekolah sudah didepan mata..Temon semakin intensifkan belajarnya…dengan didukung doa oleh kedua orang tuanya…

Tidak aneh jika diakhir belajarnya dia mendapat predikat lulusan terbaik, dengn nilai yang sangat memuaskan.

Kata kata  emaknya waktu itu sangat memotivasinya untuk melanjutkan sekolah yang lebih tinggi

Dan entah kenapa pilihannya  akhirnya  jatuh di Akademi angkatan udara…..

Betapa bangga kedua orang tuanya…, tak peduli meski ladang harus dijual setengahnya…Yang penting anak tercinta bisa mewujudkan cita citanya…

Dalam setiap doa si emak selalu berkata .” terus bentuk sayapmu nak..biar lebar ..biar  kuat..agar kelak kamu bisa terbang tinggi …taklukkan angkasa…kuasai dunia”.

Empat tahun bukanlah waktu yang pendek..dg suka maupun duka dia jalani…

Perjuangan selama empat tahun …bagaikan di godok dikawah candra dimuka…, akhirnya Temon menjelma sebagai seorang perwira muda, Letnan dua Penerbang…kini disandangnya…

Pada kesempatan wisuda kedua orang Temon datang…

Walau dengan penampilan sedehana…tapi tak mengurangi rasa bahagia dan suka cita..

Tertawa bersama…foto bersama…

Pada satu kesempatan emaknya membisikkan kata kata ke telinga Temon, “ nak ..kini sayapmu sudah sempurna…sekarang kamu boleh terbang  tinggi tuk  menjemput bunga…..”

Mendengar itu Temon  tersenyum bahagia…

“Bunga…dimana kamu sekarang..” katanya lirih…

Bunga adalah wanita yang selalu ada dihatinya.., entah sudah berapa puluh wanita yang berusaha mendekatinya….tapi tak satupun yang berkenan…, yang dihatinya hanyalah  satu yaitu Bunga….

Bunga adalah obsesinya.., Bunga adalah pemacu semangat hidupnya….dia sudah bertekad akan menjemput Bunga setelah menyelesaikan studinya….

Kini kenangan itu terus menghantui Temon..…

Sejak kepergian bunga  dulu dia baru sekali mendapat surat darinya…yaitu seminggu setelah dia ada di sana.Dan Temon ingat waktu itu suratnya dia simpan di arsip pribadinya…termasuk kertas kumal yang bertuliskan  “ I love you too..”dari Bunga..

Sesampai dirumah…temon bongkar semua  laci buku yang berisi arsip arsip lama.

Dan….nah ini dia…., yang dia cari ketemu.., sebuah surat  masih lengkap dengan amplopnya..….yang didalamnya bersisi selembar kertas berwarna pink…kesukaan Bunga…dan juga selembar  kertas kumal…yang sudah kelihatan usang dimakan usia..

Sejak hari itu…pikirannya terus teringat pada Bunga…hasratnya sangat kuat tuk menjemput bunga…

Siang itu udara di bandara Adi sumarmo panas sekali kata orang….tapi tidak bagi Temon…Dia merasa adem ayem aja….karena tiket penerbangan ke Jayapura sudah ada di tangan.

Jayapura adalah sebuah kota  pulau Papua..dimana  bunga berdomisili disana.

Dengan bermodalkan alamat yang tertera dibalik amplop surat Bunga…dia mau cari keberadaan bunga…

Akhirntya pesawatpun mengangkasa….

Perjalanan terasa panjang…. dengan perasaan tak karuan…maklum akan bertemu orang yang didambakannya selama ini…..

Berdebar campur bahagia …. selalu berkecamuk dalam hatinya.

Masih ditengah lamunan tiba tiba dikagetkan oleh suara pramugari memberi peringatan .” Pesawat sebentar lagi akan Landing….penumpang dimohon memakai sabuk pengaman” maka semua bagai dikomando segera mematuhinya…

Perlahan pesawat  menukik turun..dan akhirnya menyentuh landasan bandara Sentani  dengan selamat..

Begitu pintu terbuka…satu persatu penumpang  meninggalkan pesawat..

Cuaca di bandara Sentani cerah sekali saat itu…

Setelah istirahat sejenak dia lihat lagi alamat tujuan..dia pastikan  agar tidak salah..

Tak lama lalu dia panggil taxi …

Kebetulan  alamatnya jelas dan gampang dicari…buktinya pak supir langsung paham dan tidak banyak bertanya.., karena alamatnya di jln utama didalam kota Jayapura.

Dan sampailah ketempat tujuan…

Rumah cat hijau ukuran cukup besar…ditembok depan tertempel nomor rumah sesuai dg yang tertera di surat Bunga.

Dia pastikan sekali lagi…

Iya benar..tak salah lagi…untuk lebih yakinnya maka Temon segera masuk dan bertanya langsung dengan tuan rumah…

Tenangkan diri sejenak…, kemudian dia ketuk pintunya..…

Dari dalam rumah ada jawaban suara ibu ibu…tambah membuat Temon berdebar saja..

Tak lama pintu terbuka..terlihat  sesosok wanita setengah baya….

”Assalamualaikum….”

”wa’alaikum salam”

”Maaf  bu…. apa benar ini rumahnya Bunga Pertiwi.., atau Bapak Prasojo , yang berasal dari jawa tepatnya dari kota  Solo..? ”

” iya benar nak….ayo silahkan masuk.!!.”

”begini bu…nama saya Temon, dulu teman sekolah Bunga waktu SMA…, sudah lama kami tdak bertemu..sekarang dia ada dimana bu..?

” sontak  ekspresi sang ibu berubah 180 drajat, wajah yang tadi ceria berubah sedih..bahkan sampai menitikkan air mata…”

Hal ini semakin membuat Temon penasaran….

”Sebaiknya nak Temon istirahat aja dulu…kan cape baru perjalanan jauh…” nanti malam gampang  kita ngobrol lagi ….setelah ada Bapak pulang kerja..

Kemudian Temon di arahkan ke kamar tamu untuk istirahat…

Walaupun cape Temon tetep aja ga bisa tidur…rasa penasarannya terus menghantui..apa gerangan yg terjadi dengan  Bunga..

Sehabis makan malam…suasana kelihatan lengang…

Karena yang ada hanya Ibu, Bapak dan Temon….…

Dengan suara berat , Pak Prasojo mulai bicara…

”Nak Temon Bapak dan Ibu sangat gembira karena  nak Temon jauh jauh dari Jawa sudah datang kesini…  Bapak tahu  Nak Temon  pasti bertanya tanya…

Kenapa Bunga kok tidak ada…bukankah begitu nak??”

Temon menunduk  dan  dan hanya mengangguk……

” ketahuilah nak…dulu kira2 setelah dua minggu Bunga ada disini…dia terserang Malaria, Bapak dan Ibu sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan Bunga…, Tapi rupanya Allah bekehendak  la…..in…”

Temon tak berani lihat muka Pak  Prasojo yg sedang dilanda kesedihan ., dari nada suaranya kayaknya Pak Prasojo sempat menangis juga.. begitu jga dengan ibu nya…sudah dari tadi meneteskan air mata..

Temon juga ikut larut terbawa kesedihan…

Dunia terasa kosong…hampa seketika…

Kenapa tak ada kesempatan sedetikpun  untuk  bertemu Bunga…wanita yang jadi dambaannya….

Pak Prasojo melanjutkan bicara..” Nak..sekarang bapak dan ibu tak punya siapa siapa …

Apakah kira kira nak Temon besedia kalau  kami  angkat sebagai anak …??”

”iya pak…”

”Terima kasih ya nak…, mulai saat ini  bapak sama ibu anggaplah sebagai orang tua sendiri..”

”iya pak..”

Begitu temon selalu mengiyakan , tak kuasa berkata tidak..karena takut menyinggung perasaannya , apalagi  Bapak dan Ibu Prasojo memang orangnya baik sekali.

”Nak Temon tidak buru buru pulang kan?

” Temon hanya dapat cuti 3 hari Pak, artinya besok siang Temon harus kembali…karena lusa sudah bertugas lagi ”

Maka besok harinya,  pagi pagi  mereka sudah berada di makam Bunga..

Mereka bertiga  kelihatan khusuk berdoa ….Makamnya begitu bersih…terawat sekali.., di pusaranya tumbuh  melati.yang kebetulan sedang  berbunga…

Maka Temon memetiknya sekuntum…, lalu disimpannya dengan hati hati…

Siang harinya Temon berpamitan dg keluarga Pak Prasojo…..

” Temon mohon pamit Pak.. Bu .., terima kasih sudah merepotkan..’

” o tidak nak.. justru Bapak dan ibu senang….apalagi Nak Temon sudah mau kami anggap jadi anak  sendiri…, jadi sering seringlahlah kesini…pasti Bapak dan Ibu senang sekali”

”Iya pak ”

Lalu siang itu temon lansung terbang….

Terbang mengangkasa……

menembus mega…

melintasi samudra….

Dengan membawa pulang sekuntum buga….

Bunga itu dia abadikan , dan dijadikan hiasan di kabin pesawatnya  agar  setiap waktu dapat mengenang nya…..

Tamat.

*semua hanyalah rekaan belaka jadi apabila ada kesamaan nama ataupun tempat semua itu hanyalah faktor kebetulan saja , terima kasih.

……………….ooo0ooo……………………

Iklan

20 Tanggapan to “Temon Cinta Bunga…( part.2 )”

  1. deny marisa 11 Juni 2010 pada 11:31 am #

    kerennnnnnnnnnnnnnnnn

    • setyantocahyo 11 Juni 2010 pada 11:57 am #

      hallo mas deny..pa kabar..?
      thanks ya mas dah baca ceritanya n sambutannya…..hehe…

      salam hangat sll.

  2. elmoudy 11 Juni 2010 pada 2:08 pm #

    bunganya sangat cantik…
    putih dalam paduan hijau yang segar..
    oh.. ingin sekali aku memiliki bunga itu..
    temon.. berikan bunga itu buatku yaa.. pleasee….

    • setyantocahyo 11 Juni 2010 pada 3:11 pm #

      haloo…
      terima kasih ya dah berkunjung..

      salam hangat sll.

  3. budies 12 Juni 2010 pada 11:22 am #

    oalah mon-mon, mbok miskol dulu, kasihan saya
    jauh-jauh terbang, malah lain ceritanya

    • setyantocahyo 12 Juni 2010 pada 2:43 pm #

      hehe….
      klau cerita versi pak budi gmna?…

      salam blogger.

  4. PakOsu 12 Juni 2010 pada 1:02 pm #

    Bagus, bagus…Keren.
    Salam kenal

    • setyantocahyo 12 Juni 2010 pada 2:44 pm #

      terima kasih p Osu atas kunjungannya…n komengnya…

      salam kenal kembali..

  5. rizki 12 Juni 2010 pada 8:38 pm #

    salam kenal kang
    cerpennya keren luar biasa
    🙂
    oiya, punten disini
    saya izin ngelink blognya ya
    hatur nuhun 🙂

    • setyantocahyo 13 Juni 2010 pada 12:41 am #

      tankyu dah berkunjung…n jga komengnya…

      salam kenal kembali..
      ok kita tukeran link ya..

      salam hangat sll.

  6. kang ian 12 Juni 2010 pada 9:01 pm #

    yah kirain mau happy ending..hihi kanapa tragis ya 😀
    itu i love you to..apa i love you too yah xixi

    • setyantocahyo 13 Juni 2010 pada 12:59 am #

      cuma cerita kang…ya suka2 dalangnya duonk kwkwkwk….
      itu too kang..maksudnya juga, cba deh lihat lagi..hehe…

      tankyu kang…
      salam hangat sll.

      • kang ian 13 Juni 2010 pada 9:22 pm #

        huahaha parah diedit 😛
        masa suka suka dalang..kan kritikan pembaca ini wkwkw

      • setyantocahyo 14 Juni 2010 pada 4:33 am #

        hehehe…
        thankyu kang…

  7. Ian 12 Juni 2010 pada 9:14 pm #

    keren deh cerpennya 🙂

    kenapa gag dikirim ke media aja bang? 😉

    • setyantocahyo 13 Juni 2010 pada 1:03 am #

      trimakasih atas kunjungannya…n komengya…

      salam kenal
      salam hangat sll.

  8. teambulls 12 Juni 2010 pada 11:33 pm #

    hmmmm……!!!??
    Mimpi indah begitu melenakan…
    Namun ketika terjaga…..???
    TAK SELAMANYA MIMPI itu menjadi kenyataan….????

    • setyantocahyo 13 Juni 2010 pada 1:07 am #

      makanya mimpinya yang indah 2 aja kang,,,hehehe…

      salam hangat sll.

  9. Siti Fatimah Ahmad 15 Juni 2010 pada 10:56 am #

    Assalaamu’alaikum

    Alhamdulillah… selesai sudah membaca novel indah yang menyentuh hati dari Mas Cahyo. mantap sekali pengkisahannya mas. Banyak pengajaran yang saya perolehi dari jalan ceritanya. antaranya, semangat runtuh yang dikobarkan kembali oleh orang tua Temon. Kesetiaan Temoh kepada teman yang dicintainya dan sanggup merempuh segala macam rencah hidup untuk menyatukan diri. Kekuatan jiwa yang mengajak kepada keperkasaan diri dalam mengejar cita-cita tanpa putus asa dan sifat impati juga empati yang ditonjolkan bagi mengeratkan hubungan silaturahmi yang berputik.

    Syabas mas, teruskan menulis dan berkarya. Senang membacanya. saya juga bersemangat jadinya. Salam mesra dari saya.

    • setyantocahyo 15 Juni 2010 pada 5:02 pm #

      wa’alaium salam wr wb.
      terima kasih yang tak terhingga atas kunjungan Bunda yang ke sekian kalinya., dan semoga tali silaturahmi ini akan terus terjaga dengan kita saling tukar informasi ataupun saling memberi entah apa saja.., seperti yang kupunya hanya sederetan sajak dan cerita smoga ini semua bisa membuat bunda berbahagia.
      terima kasih pula atas pujian tentang cerita yang telah Bunda baca.., walaupun semuanya masih sangatlah sederhana ..maklum ya bunda, karena saya masih sebagai penulis pemula..
      yang ketiga terima kasih atas dukungan Bunda , smoga untuk ke depan bisa menghasilkan lagi karya karya yang lebih sempurna ..amiin.

      salam mesra kembali from west java.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pabrik tentang tempe

Kondisi produksi sehari-hari

PrimeEdges

Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

CahayaCahya

Selalu bersinar, Selalu menerangi

Sepakbola & Kehidupan

"Menelaah hidup dari sepakbola...." (roysemut)

Ramlannarie's Blog::...

Iseng-iseng bermanfaat, bisa menambah sedikit ilmu, dan pengetahuan tentang pendidikan dan lainnya......

kelautaje

dan biarkanlah laut tetap membiru...

Info rumah & properti

Informasi rumah sekitar selatan jakarta, rumah jabodetabek, rumah minimalis, townhouse, rumah baru, rumah seken, rumah lokasi strategis, harga murah, harga terjangkau

Endahsetyolaras's Blog

Just another WordPress.com weblog

Sitsetsut's Blog

blog anak muda yang selalu ceria...

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Mataku adalah Matamu

Balikpapan Tempat Cari Makan

LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2

Menulis Untuk Perkongsian Bijak

Kang Arip - Gudang Ilmu

Sharing Ilmu - Diskusi Ilmu - Penyimpanan File

Just Share

Berbagilah selama Anda masih memiliki sesuatu untuk berbagi. Karena hidup ini akan terasa lebih indah jika setiap orang saling mengerti antara satu dengan yang lain..

Refleksi Sosial

Rosyidi Hamzah

Blog Fisika Pak Teguh Pekalongan

Berbagi Informasi tentang Media Pembelajaran Fisika, IPA, dan TIK

/jur·nal/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

%d blogger menyukai ini: