Jangan tergesa gesa….

5 Jul

Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, “Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (adzab)-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.” (QS. al-Anbiya’: 37)

Sahabat, ada sifat dasar kita yang harus selalu kita waspadai yaitu tergesa-gesa, maunya ingin cepat sukses, ingin cepat kaya, ingin cepat sembuh, ingin cepat cantik dan tampan, ingin cepat nikah, ingin cepat punya mobil dan rumah, ingin cepat punya gaji tetap dan passive income. Pokoknya semua harus serba GPL lah ( Gak Pake Lama ).

Tidakkah kita sadari bahwa Allah saja menciptakan Manusia, Alam semesta dan kehidupan ini melalui proses yang sangat panjang, padahal Dia sangat kuasa untuk menjadikan semuanya itu dengan instan, cukup dengan satu kata perintah ” KUN FAYAKUN ”= Jadi maka jadilah, tetapi mengapa itu tidak Dia lakukan ?, itulah cara Allah SWT memberi pelajaran kepada kita tentang arti sebuah PROSES.

Suatu hari, seorang pemuda hendak menimba ilmu bela diri kepada seorang guru kungfu. Sang Guru pun menerimanya sebagai murid dengan beberapa syarat.”Setiap pagi engkau harus menimba air dari sungai lalu mengangkatnya ke rumahku yang letaknya di atas bukit.” Sang Pemuda menyetujuinya. Demikianlah, ia melakukan tugas tersebut setiap hari. Ia mengambil air dari sungai dan membawanya dengan dua buah ember. Karena bak air di rumah sang Guru begitu besar, si pemuda harus bolak-balik, naik dan turun bukit, sampai beberapa kali.

Tak terasa tiga bulan sudah berlalu. Si pemuda mulai gelisah.”Mengapa Guru belum juga mengajariku ilmu bela diri. Jangankan jurus-jurus jitu, dasar-dasarnya saja belum pernah dia ajarkan. Masa kerjaku hanya mengangkat air. Sungguh pekerjaan yang tidak berguna.” Kemudian ia memutuskan untuk mendatangi gurunya “Guru, aku sudah mulai lelah dengan tugas yang kau berikan. Setiap hari aku harus bangun pagi-pagi menimba air dan barus beristirahat ketika senja mulai tiba. Kapan Guru akan mengajariku ilmu pamungkas? Kalau begini terus, lebih baik aku berhenti saja!” katanya sedikit marah.

Sang guru diam sejenak lalu mengajaknya pergi ke kebun belakang. “kamu lihat tanaman bambu dan pakis itu?” katanya sambil menunjuk tanaman yang ada di depannya. Si pemuda mengangguk. “tanaman bambu dan pakis itu aku tanam dalam waktu yang bersamaan. Ketika pertama kali menanamnya, aku merawat benih-benih itu dengan saksama. Kemudian, pakis-pakis itu tumbuh dengan sangat cepat, warna hijaunya yang menawan menutupi tanah. Tidak ada yang terjadi pada benih bambu, tetapi aku tidak berhenti merawatnya. Dalam tahun kedua, pakis-pakis itu tumbuh lebih cepat dan lebih banyak lagi. Namun, tetap tidak terjadi apa-apa pada benih bambu. Aku tetap tidak menyerah. Dalam tahun ketiga tetap tidak ada yang tumbuh dari benih bambu, tetapi aku terus saja merawatnya, begitu juga dengan tahun keempat. Lalu pada tahun kelima sebuah tunas kecil muncul dari dalam tanah. Dibandingkan dengan pakis, tunas itu kelihatan begitu kecil dan tampak tidak berarti. Namun enam bulan kemudian, bambu ini tumbuh pesat dan tingginya mencapai lebih dari 100 kaki. Dia membutuhkan waktu lima tahun untuk menumbuhkan akar-akarnya. Akar-akar itu membuatnya kuat dan memberikan apa yang dia butuhkan untuk bertahan.”

Sang Khalik tidak akan memberikan kita tantangan yang tidak bisa kita hadapi. Dari semua pergumulan hidup, entah masalah di tempat kerja, rumah tangga, pertemanan yag tak kunjung berakhir, sebenarnya kita sedang menumbuhkan akar-akar kita. Mungkin hari-hari yang kita jalani tampak tidak bermakna tanpa perubahan. Namun, sebenarnya melalui pengalaman dan perjalanan hidup yang kita lalui, kita sedang melatih diri membangun karakter dan fondasi hidup yang kokoh.

Mungkin saat ini kita belum melihat apa-apa. Tidak ada sesuatu yang terjadi dalam hidup kita. Tetapi alam semesta ini tidak pernah menyerah pada kita, sama halnya seperti guru kungfu dalam cerita di atas. Dia terus menunggu, “merawat” , “memupuk”, bahkan beberapa tahun ke depan, kita akan tumbuh menjadi pribadi yang unggul bahkan pertumbuhan kita akan melebihi orang-orang biasa lainnya. Your time is come! Yakinilah Saatnya akan tiba Itu semua bergantung pada pribadi kita. Karena itu, jangan pernah menyerah dan putus asa dengan segala keadaan kita.

Jika kita gagal tujuh kali, bangkitlah untuk yang kedelapan kali agar kita pun menikmati jerih lelah kita selama ini. KITA SEMUA PASTI BISA SELAMA KITA SENANTIASA BERSAMA ALLAH YANG MAHA BISA.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapatkan pahala (dari kebajikan) yang diusahakan dan ia mendapat siksa ( dari kejahatan ) yang dikerjakan. ( QS 2:286 )

http://www.facebook.com/l/cd0ae;www.rumah-yatim-indonesia.org
*Ilustrasi gambar dari sini

Iklan

14 Tanggapan to “Jangan tergesa gesa….”

  1. Red 5 Juli 2010 pada 2:05 pm #

    patience is the highest virtue, begitu kata pepatah kuno dari china. dan orang sabar memang paling disayang oleh YME 😀 yuk kita menumbuhkembangkan sabar selalu dantidak lupa tetap berusaha seoptimal mungkin. Salam sukses sobat setyantocahyo.wordpress.com !

    • setyantocahyo 5 Juli 2010 pada 5:21 pm #

      kesabaran adalah kebajikan tertinggi , begitu orang cina bilang mmg benar…, sebab dengan sabar segala sesuatu tindakan, pekerjaan, keputusan atau apapun pasti atas dasar pikiran yg jernih.., sehingga hasilnyapun akan menjadi sesuatu yg penuh bijak.

  2. Adi 6 Juli 2010 pada 11:14 am #

    terus semanga! walau terus gagal, tapi kudu bersabar….orang sabar kekasih Tuhan…

    • setyantocahyo 6 Juli 2010 pada 8:12 pm #

      mas adi benar…manusia hanya bisanya berusaha adapun hasil mutlak kepunyaan Allah.., makanya disamping berusaha kita disuruh untuk berdoa memohon ridha Nya…..

  3. bundadontworry 6 Juli 2010 pada 11:24 am #

    Tergesa2 adalah sifat manusia yg sangat mendasar, namun sebenarnya bisa dieliminir dgn tetap menjalani segala cobaan/ujian dgn kesabaran.
    Dan, kesabaran tdk ada batasnya, selama kita yakin, apa yg kita dapat adalah yg terbaik yg diberikan oleh Allah swt .
    Kitapun tanpa sadar ,dlm menghdapi ujian/cobaan itu sebenarnya sedang mendewasakan diri, agar lebih matang dlm menghadapi masa depan.
    Pada suatu hari nanti, kita pasti akan bersyukur krn pernah mengalami hal pahit tsb .,
    salam

    • setyantocahyo 6 Juli 2010 pada 8:20 pm #

      Bunda benar sekali…
      Semakin banyak kita alami cobaan/ ujian kita bagaikan besi ditempa ,maka kwlitasnya akan semakin bagus.., maka berbahagialah orang yg selalu sabar dalam menjalani cobaan/ ujiannya …niscaya dia akan dicintai Allah.., dan kelak akan mendapat tempat yang layak…

      salam hangat sll.

  4. wongkamfung 6 Juli 2010 pada 5:32 pm #

    di jaman yang serba instan ini, tidak heran jika segalanya serba instan termasuk masalah jodoh, rejeki dan lain-lain. iming2 yang muncul di media seperti televisi dan ketimpangan sosial semakin memprovokasi.
    tulisan bagus mas
    salam persahablogan 😉

  5. setyantocahyo 6 Juli 2010 pada 8:22 pm #

    terimakasih atas kunjungannya…n komeng nya…

    salam kenal mas…
    tukeran link ya…
    trims..

  6. Siti Fatimah Ahmad 6 Juli 2010 pada 11:25 pm #

    Assalaamu’alaikum

    Sabar adalah separuh dari iman. hasil bersabar menjadikan kita insan yang kukuh jati diti dan mampu mengawal diri dari segala hal yang tidak terduga sehingga terlahirlah pelbagai emosi.

    Manusia sifatnya memang tergesa-gesa dalam memenuhi hajat yang menjadi kehendaknya. jika tidak dituruti dia akan merajuk, merengus dan pelbagai tingkah muncul tanpa disadari atau disadari yang akhirnya merugi diri sendiri.

    Mudahan kita selalu berusaha untuk membentuk diri dengan nilai murni yang mengangkat martabat kita sebagai manusia yang hebat dan cemerlang berasaskan ilmu yang kita pelajari dan pengetahuan sedia ada.

    terima kasih mas atas kongsian hikmah yang berguna ini.

    Salam mesra selalu dari Sarawak, Malaysia.

  7. setyantocahyo 7 Juli 2010 pada 12:10 am #

    Wassalamualaikum wr wb…

    Terima kasih bunda atas kunjungan yang kesekian kalinya dan semoga tali silaturahmi ini akan terus terjalin selamanya.
    Allah sendiri terus memperingatkan manusia dalam ayat ayatNYa ..agar kita selalu bersikap sabar dalam menerima ujian dari Allah , karena Allah sudah tau benar tentang sifat manusia itu ingin selalu tergesa gesa, kalau sudah demikian setan mudah sekali menggoda lalu menjerumuskan, sehinggga dg sikap sabar tawakal nafsu itu insya Allah bisa kita hindari.
    Semoga dg kita selalu berdiskusi masalah agama akan menambah wawasan kita tentang keimanan, agar kehidupan kita akan senantiasa mendapatkan hidayah dariNya…amiin.

    Salam mesra sll dari saya.

  8. Andi 7 Juli 2010 pada 4:24 am #

    satu lagi pak, terkadang ketika sudah sukses, seseorang melupakan prosesnya. seolah efek penempaan waktu itu hilang tak berbekas. yang terjadi kemudian hidup berfoya-foya, mumpung sedang sukses, mumpung putaran roda berada di atas.

    • setyantocahyo 7 Juli 2010 pada 8:06 am #

      bang andi benar..terkadang ada yang seperti itu…seperti pepatah ” kacang lupa kulitnya”
      tapi sebaiknya manusia hidup harus ingat asal usulnya , seandainya itu saja dia selalu pegang insya Allah dia tidak akan berubah.

  9. kang ian 7 Juli 2010 pada 10:35 pm #

    intinya tetap berusaha dan berdo’a y pak
    insya alloh kalau kita tekun nanti juga dikasi jalan terang 😀 ( emangnya pake neon terang hehe )

  10. setyantocahyo 10 Juli 2010 pada 8:38 pm #

    benar mas ian harus ttp berusaha dan jangan lupa ttp berdoa, karena berusaha tanpa disertai berdoa adalah sombong dihadapan Allah….
    astaghfirullah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pabrik tentang tempe

Kondisi produksi sehari-hari

PrimeEdges

Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

CahayaCahya

Selalu bersinar, Selalu menerangi

Sepakbola & Kehidupan

"Menelaah hidup dari sepakbola...." (roysemut)

Ramlannarie's Blog::...

Iseng-iseng bermanfaat, bisa menambah sedikit ilmu, dan pengetahuan tentang pendidikan dan lainnya......

kelautaje

dan biarkanlah laut tetap membiru...

Info rumah & properti

Informasi rumah sekitar selatan jakarta, rumah jabodetabek, rumah minimalis, townhouse, rumah baru, rumah seken, rumah lokasi strategis, harga murah, harga terjangkau

Endahsetyolaras's Blog

Just another WordPress.com weblog

Sitsetsut's Blog

blog anak muda yang selalu ceria...

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Mataku adalah Matamu

Balikpapan Tempat Cari Makan

LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2

Menulis Untuk Perkongsian Bijak

Kang Arip - Gudang Ilmu

Sharing Ilmu - Diskusi Ilmu - Penyimpanan File

Just Share

Berbagilah selama Anda masih memiliki sesuatu untuk berbagi. Karena hidup ini akan terasa lebih indah jika setiap orang saling mengerti antara satu dengan yang lain..

Refleksi Sosial

Rosyidi Hamzah

Blog Fisika Pak Teguh Pekalongan

Berbagi Informasi tentang Media Pembelajaran Fisika, IPA, dan TIK

/se·na·rai/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

%d blogger menyukai ini: