KETIKA DOSA KITA SEDALAM SAMUDERA (masihkah ada ampunan ? )

11 Agu

Pernahkah kita menghitung dosa yang kita lakukan dalam satu hari, satu minggu, satu bulan, satu tahun bahkan sepanjang usia kita ?
Andaikan saja kita bersedia menyediakan satu kotak kosong, lalu kita masukkan semua dosa-dosa yang kita lakukan, kira-kira apa yang terjadi ? Saya menduga kuat bahwa kotak tersebut sudah tak berbentuk kotak lagi, karena tak mampu menahan muatan dosa kita.

Bukankah shalat kita masih “bolong-bolong” ? belum khusyu’ benar, Bukankah pernah kita tahan hak orang miskin yang ada di harta kita ? Bukankah pernah kita kobarkan rasa dengki dan permusuhan kepada sesama muslim ? Bukankah kita pernah melepitkan selembar amplop agar urusan kita lancar ? Bukankah pernah kita terima uang tak jelas statusnya sehingga pendapatan kita berlipat ganda ? Bukankah kita tak mau menolong saudara kita yg dalam kesulitan walaupun kita sanggup menolongnya ? bukankah mata kita belum mampu terjaga dari hal-hal yang terlarang ? dan cara berpakaian kita juga masih berat untuk mengikuti maunya Allah !!!

Daftar ini akan menjadi sangat panjang kalau diteruskan… …

Lalu, apa yang harus kita lakukan ?

Allah berfirman dalam Surat az-Zumar [39]: 53 “Katakanlah: “Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Indah benar ayat ini, Allah menyapa kita dengan panggilan yang bernada teguran, namun tidak diikuti dengan kalimat yang berbau murka. Justru Allah mengingatkan kita untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah. Allah pun menjanjikan untuk mengampuni dosa-dosa kita.

Karena itu, kosongkanlah lagi kotak yang telah penuh tadi dengan taubat pada-Nya.Kita kembalikan kotak itu seperti keadaan semula, kita kembalikan jiwa kita ke pada jiwa yang fitri .

Jika anda mempunyai onta yang lengkap dengan segala perabotannya, lalu tiba-tiba onta itu hilang. Bukankah anda sedih ? Bagaimana kalau tiba-tiba onta itu datang kembali berjalan menuju anda lengkap dengan segala perbekalannya ? Bukankah Anda akan bahagia ? “Ketahuilah,” kata Rasul, “Allah akan lebih senang lagi melihat hamba-Nya yang berlumuran dosa berjalan kembali menuju-Nya!”

Allah berfirman: “Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS 39:54)

Ada banyak cara untuk kembali kepada Allah dengan mengukir amalan-amalan kecil dengan penuh ketulusan dan berkesinambungan, seperti yang dilakukan oleh seorang nenek dalam kisah dibawah ini :

Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Zhuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid. Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu lembar pun ia lewatkan.

Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu. Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat. Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya.
Banyak pengunjung masjid jatuh iba kepadanya. Pada suatu hari Takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang.

Pada hari itu, ia datang dan langsung masuk masjid. Usai salat, ketika ia ingin melakukan pekerjaan rutinnya, ia terkejut. Tidak ada satu pun daun terserak di situ. Ia kembali lagi ke masjid dan menangis dengan keras. Ia mempertanyakan mengapa daun-daun itu sudah disapukan sebelum kedatangannya. Orang-orang menjelaskan bahwa mereka kasihan kepadanya. “Jika kalian kasihan kepadaku,” kata nenek itu, “Berikan kesempatan kepadaku untuk membersihkannya.”
Singkat cerita, nenek itu dibiarkan mengumpulkan dedaunan itu seperti biasa.

Seorang kiai terhormat diminta untuk menanyakan kepada perempuan itu mengapa ia begitu bersemangat membersihkan dedaunan itu. Perempuan tua itu mau menjelaskan sebabnya dengan dua syarat: pertama, hanya Kiai yang mendengarkan rahasianya; kedua, rahasia itu tidak boleh disebarkan ketika ia masih hidup.

Sekarang ia sudah meninggal dunia, dan Anda dapat mendengarkan rahasia itu.

“Saya ini perempuan bodoh, pak Kiai,” tuturnya. “Saya tahu amal-amal saya yang kecil itu mungkin juga tidak benar saya jalankan. Saya tidak mungkin selamat pada hari akhirat tanpa syafaat Kanjeng Nabi Muhammad. Setiap kali saya mengambil selembar daun, saya ucapkan satu salawat kepada Rasulullah. Kelak jika saya mati, saya ingin Kanjeng Nabi menjemput saya. Biarlah semua daun itu bersaksi bahwa saya membacakan salawat kepadanya.”

” CAHYO DWEBLOG , mengucapka selamat menunaikan ibadah puasa semoga bulan yg penuh berkah ini membawa kebahagiaan buat kita semua …amiin ”

*Salurkan Zakat. Infaq/Sedekah, Nazar dan Wakaf Anda ke Rumah Yatim Indonesia via Rekening atau datang langsung ke unit-unit kegiatan RYI jika ada kesempatan.

* Ilustrasi gambar dari sini

Iklan

29 Tanggapan to “KETIKA DOSA KITA SEDALAM SAMUDERA (masihkah ada ampunan ? )”

  1. Adi 11 Agustus 2010 pada 8:20 pm #

    Allah maha pengampun. Jadi jika masih mau tobat insyaallah diamppuni. Wallahu alam..

    • setyantocahyo 15 Agustus 2010 pada 10:45 am #

      Allah maha pengasih dan penyayang kpd setiap hambanNya…

      salam hangat n slmt –
      menunaikan ibadah puasa.

      • Red 16 Agustus 2010 pada 12:00 am #

        apalagi kita adalah mahluk yang paling mulia derajatnya dan sempurna penciptaannya. pintu pengampunan selalu dibukakan kok 😀 *dibisikin ama jibril* 😀

  2. Bangauputih 12 Agustus 2010 pada 7:13 am #

    Subhanallah nenek itu…
    manusia memng sepatutnya sadar akan kekurangan dan kelemahan diri sebagai hambaNya…

    • setyantocahyo 15 Agustus 2010 pada 10:48 am #

      setiap manusia punya cara sendiri dalam rangka mendekatkan dirinya kepada sang Khalik…

      salam hangat n
      slmt menjalankan ibadah puasa…

  3. bluethunderheart 12 Agustus 2010 pada 2:48 pm #

    keren
    menarik
    dan blue suka membaca ini
    salam hangat dari blue

    • setyantocahyo 15 Agustus 2010 pada 10:50 am #

      terima kasih bang blue yang selalu mmberi suport pada setiap postingan sya…
      semoga persahabatan ini akan ttp terjalin…

      salam hangat sll.

  4. teguhsasmitosdp1 12 Agustus 2010 pada 5:44 pm #

    Subhanallah, maha suci Allah dengan segala firmanNya, semoga Allah memaafkan kekhilafan sesama anak Adam.

    • setyantocahyo 15 Agustus 2010 pada 10:52 am #

      Allah maha pemaaf tak satupun dosa yang tak akan diampuni.., kecuali menyekutukanNya….

      salam hangat n
      slmt menunaikan ibadah puasa..

  5. gerhanacoklat 13 Agustus 2010 pada 12:23 pm #

    walopun kotaknya segede rumah pasti tetep gak muat ya mas cahyo
    mari kita mengurangi beban kotak itu

    • setyantocahyo 15 Agustus 2010 pada 11:04 am #

      benar mba jul…
      jika dihitung dosa kita , entah sudah butuh berapa bilangan yang musti di tuliskan…

      salam hangat n
      slmt menunaikan ibadah puasa…

  6. bluethunderheart 14 Agustus 2010 pada 6:25 pm #

    blue datang menyemangatimu,mas
    salam hangat dari blue

    • setyantocahyo 15 Agustus 2010 pada 11:05 am #

      oke…
      tanks ya bang….!!

      salam hangat sll.

  7. kang ian 15 Agustus 2010 pada 9:28 pm #

    waaahhh…sungguh mengharukan kisah si nenek..bener pak kita ini belum ada apa-apanya hiks..taubat lagi semoga Alloh mengampuni dosa2 kita..
    met shaum ramadhan pak ^^
    salam

    • setyantocahyo 17 Agustus 2010 pada 1:35 pm #

      kang ian terima kasih…
      n selamat shaum ramadhan jga…

  8. bundadontworry 15 Agustus 2010 pada 10:46 pm #

    Allah swt Maha Pengampun dan Pemberi Taubat.
    Insyaallah DIA akan mengampuni dosa kita yg sebanyak buih samudera dan pasir dipantai, jika kita benar2 taubat nasuha, sebenar2 taubat, selama ajal belum sampai di tenggorokan.
    Maka , marilah kita bersegera utk bertobat dan menggapai ridhoNYA.
    salam

    • setyantocahyo 17 Agustus 2010 pada 1:39 pm #

      bunda benar sekali..
      Allah maha pengampun kepada hambanya yang bertaubat..
      hanya terkadang manusianya yang suka punya sifat lupa habis bertobat besoknya melakukannya lagi….

      salm.

    • bundadontworry 18 Agustus 2010 pada 8:14 pm #

      itu sih namanya TOMAT bukan TOBAT ya Mas ………
      ( habis tobat , kumat lagi ) 😦
      salam

      • setyantocahyo 18 Agustus 2010 pada 9:41 pm #

        ada istilah baru dari bunda neh..
        TOMAT , habis tobat langsung kumat hehe…

        salam hangat sll buat bunda.

  9. M Mursyid PW 15 Agustus 2010 pada 11:52 pm #

    Mencerahkan sekali entri ini, Mas. Pas buat bacaan di bulan puasa ini.

    • setyantocahyo 17 Agustus 2010 pada 1:40 pm #

      pak guru terima kasih ya…

      selamat menunaikan ibadah puasa.

  10. Andi 17 Agustus 2010 pada 5:56 am #

    mari sukseskan gerakan minimal sekali khatam Al-Qur’an dalam bulan ramadhan.

    • setyantocahyo 17 Agustus 2010 pada 1:41 pm #

      himbauan yang bagus sekali mas…
      ttu kita dukung…

      salam hangat.

  11. edratna 17 Agustus 2010 pada 12:04 pm #

    Manusia memang tak sempurna, oleh karena itu perbanyak doa dan sholat jangan dilupakan.

    • setyantocahyo 17 Agustus 2010 pada 1:42 pm #

      amiin..
      semoga sholat kita terpelihara ya mba…

      salam hangat.

  12. اسوب سوبرييادي 18 Agustus 2010 pada 4:51 pm #

    Insya Allah, ada, kecuali kesyirikan kepada-Nya. 😀

  13. Bali Wedding 1 September 2010 pada 9:19 am #

    subhanallah, sungguh mulia apa yang dilakukan nenek itu dia ingin segala dosa nya diampuni Allah dia ingin ketika meninggal dijemput oleh Rosulullah…….cerita tadi telah membuat saya menjadi ingat akan kebesaran Allah SWT……walaupun hamban Nya berlumuran dosa tetapi Allah selalu mengampuni dosa-dosa hamba Nya yang datang Kepada Nya dan mau bertobat……amien

    Bali Villa Bali Villas Bali Property

    • setyantocahyo 3 September 2010 pada 11:03 pm #

      terima kasih atas kunjungannya…

      salam kenal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pabrik tentang tempe

Kondisi produksi sehari-hari

PrimeEdges

Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

CahayaCahya

Selalu bersinar, Selalu menerangi

Sepakbola & Kehidupan

"Menelaah hidup dari sepakbola...." (roysemut)

Ramlannarie's Blog::...

Iseng-iseng bermanfaat, bisa menambah sedikit ilmu, dan pengetahuan tentang pendidikan dan lainnya......

kelautaje

dan biarkanlah laut tetap membiru...

Info rumah & properti

Informasi rumah sekitar selatan jakarta, rumah jabodetabek, rumah minimalis, townhouse, rumah baru, rumah seken, rumah lokasi strategis, harga murah, harga terjangkau

Endahsetyolaras's Blog

Just another WordPress.com weblog

Sitsetsut's Blog

blog anak muda yang selalu ceria...

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Mataku adalah Matamu

Balikpapan Tempat Cari Makan

LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2

Menulis Untuk Perkongsian Bijak

Kang Arip - Gudang Ilmu

Sharing Ilmu - Diskusi Ilmu - Penyimpanan File

Just Share

Berbagilah selama Anda masih memiliki sesuatu untuk berbagi. Karena hidup ini akan terasa lebih indah jika setiap orang saling mengerti antara satu dengan yang lain..

Refleksi Sosial

Rosyidi Hamzah

Blog Fisika Pak Teguh Pekalongan

Berbagi Informasi tentang Media Pembelajaran Fisika, IPA, dan TIK

/se·na·rai/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

%d blogger menyukai ini: