TUHAN PASTI ADA…

9 Okt

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya.
Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.
Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.
Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya Tuhan itu ada”. “Kenapa kamu berkata begitu ?” timpal si konsumen. “Begini, coba Anda perhatikan di depan sana , di jalanan… untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit?, Adakah anak terlantar? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”

Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.
Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.
Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar (mlungker-mlungker- istilah jawa-nya), kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.

Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata, “Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR.”
Si tukang cukur tidak terima,” Kamu kok bisa bilang begitu ?”. “Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!”
“Tidak!” elak si konsumen. “Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana”, si konsumen menambahkan.
“Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!”, sanggah si tukang cukur. ” Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya”, jawab si tukang cukur membela diri.

“Cocok!” kata si konsumen menyetujui. “Itulah point utama-nya!. Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA ! Tapi apa yang terjadi… orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”
Si tukang cukur terbengong !!!

Sahabat, Allah SWT Tuhan Semesta Alam, memang harus kita cari dan kita temukan. Ketika kita sudah menemukan Tuhan maka kita akan dengan mudah mengenalnya, bagaimana cara Dia menyayangi kita, bagaimana cara Dia menolong kita, bagaimana cara Dia menyembuhkan penyakit kita dan segala perbuatanNYA terhadap diri kita akan dengan mudah kita rasakan.

Kemana Mencarinya dan Bagaimana cara Mencarinya ?
Nabi Ibrahim ’alaihissalam mencari Tuhan lewat membaca gejala Alam Semesta, mengamati Matahari, Bulan dan Bintang yang disangkanya sebagai Tuhan tapi semuanya sirna seiring bergulirnya waktu
Nabi Musa ’alaihissalam mendaki bukit Thurissina hingga 40 malam mencari dan mengharap sebuah kepastian akan eksistensi Tuhan Semesta Alam
Ibunda Hajar istri Nabi Ibrahim berlarian antara bukit Shofa dan Marwah mencari dan menghiba mata air Tuhan agar segera dialirkan.
Muhammad SAW berbulan-bulan bertahanus di Goa Hira mencari Tuhan untuk menjawab kegelisahannya atas ummatnya yang semakin akrab dengan perilaku kehewanan.

Karena ada upaya yang keras dan kesungguhan serta kesadaran betapa lemahnya diri ini menghadapi berbagai permasalahan kehidupan maka TUHANpun MEMPERKENALKAN DIRINYA.
Nabi Ibrahim dibukakan pengetahuannya bahwa Matahari, Bulan, Bintang dan seluruh alam semesta ada YANG MENCIPTAKAN, Dialah Allah Tuhan Semesta Alam
Nabi Musa mendengarkan secara langsung jawaban dari Allah SWT ” Sesungguhnya Akulah Allah Tuhan Semesta Alam ”
Ibunda Hajar digembirakan Tuhan dengan mengalirnya Air Zam-Zam dibawah kaki anaknya Ismail dan Muhammad SAW diperkenalkan Tuhan melalui Malaikat Jibril yang membawa Wahyu pertama IQRO’ !

Lalu bagaimana dengan Kita ?
Nabi adalah manusia sama seperti kita juga manusia, bedanya Nabi menerima Wahyu sedangkan kita hanya bisa menerima Hikmah dari Allah SWT. Jadi kitapun sama akan mampu menemukan dan mengenal Tuhan sebagaimana para Nabi mencari dan menukan Tuhan, Caranya ?
Buatlah sebuah Proyek baik kecil-kecilan atau besar-besaran sekalian lalu buatlah Goal Targetnya, bersungguh-sungguhlah dalam melaksakan proyek tersebut kemudian ajukan proposal kepada Tuhan lewat munajat di sepertiga malam, maka lihatlah dan rasakanlah bagaimana cara Tuhan membimbing dan menolong kita menuju Goal Target yang telah kita tetapkan, bisa jadi hasilnya jauh melampaui Goal Target yang telah kita tetapkan.

Contoh Proyek Kecil : Ingin Membiasakan diri bangun Malam untuk Sholat Tahajjud jam 03.00, maka sebelum tidur berwudhulah dahulu, sebutlahlah nama Allah sebanyak mungkin melalui zikir yang kita sukai, sebelum terlelap mintalah dibangunkan jam 03.00 tepat, silahkan coba dan rasakan apa yang terjadi, dan amatilah bagaimana caranya Allah membangunkan kita !

Demikian juga dengan proyek sedang dan proyek besar, kerahkan seluruh potensi kita secara maksimal untuk meraih Goal Target lalu munajatkan disetiap malam dalam Tahajjud kita, maka perhatikanlah bagaimana cara Allah memperkenalkan diriNya kepada kita.
sumber : www.rumah-yatim-indonesia.org
ilustrasi gambar dari sini

Iklan

31 Tanggapan to “TUHAN PASTI ADA…”

  1. Dot 9 Oktober 2010 pada 10:40 am #

    Sangat dalam, Terimakasih Pak, Salam persahabatan. Semoga ALlah melimpahkan pengamounan Nya pada kita. Amin.

    • setyantocahyo 9 Oktober 2010 pada 2:13 pm #

      Terima kasih atas kunjungannya…
      n salam kenal juga ya….

      • Dot 9 Oktober 2010 pada 2:26 pm #

        Sudah terpasang Pak. Terimakasih juga.

  2. bundadontworry 9 Oktober 2010 pada 2:51 pm #

    Konsumen yang pinter secara spiritual inilah yg layak sekali jadi contoh bagi kita.

    jadi ingat lagu2nya Bimbo:
    ” Aku jauh ,ENGKAU jauh,
    Aku dekat, ENGKAU dekat”

    Karena sesungguhnya Allah swt itu sangat dekat sekali, sedekat urat nadi di leher kita ya Mas Cahyo.
    Suka sekali bunda baca pencerahan ini , terimakasih Mas Cahyo 🙂
    salam

    • setyantocahyo 10 Oktober 2010 pada 2:53 pm #

      bunda …, sama sama ya…
      kita semua sama sama belajar….

      terima kasih.

  3. SITI FATIMAH AHMAD 9 Oktober 2010 pada 5:42 pm #

    Assalaamu’alaikum Mas Cahyo…

    Sebulan menyepi… tiba-tiba hadir dengan tulisan yang hebat di atas. saya sampai merinding bulu kuduk membaca paparan di atas. Subhanallah… sungguh mengesankan hati dan membuat saya takut dengan khilaf diri jika salah mengambil langkah dalam kehidupan.

    Saya menyetujui setiap baris kata di atas tanpa ragu. manusia harus mencari Tuhan bukan Tuhan mencari manusia. Yang mencari akan menemui penyelesaiannya jika ia berusaha dengan sungguh2 kerana Allah tidak pernah menghampakan permintaan hamba-Nya yang mencintainya.

    Maka sebelum mengenal Tuhan haruslah kita mengenal diri sendiri dulu kerana perbilangan mengatakan Tak Kenal Maka Tak Cinta.

    Salam mesra penuh persaudaraan dari Sarikei, Sarawak. 😀

    • setyantocahyo 10 Oktober 2010 pada 3:09 pm #

      Waalaikum salam wr wb…
      Salam sejahtera selalu buat bunda yang sll setia mengunjungi blog yg sederhana ini…tak lain agar tali silaturahim sll terjalin diantara kita , untuk saling asah , asih, asuh, berbagi ilmu dan pengalaman. Pada dasarnya kita diciptakan Tuhan kealam dunia untuk menjadi seorang khalifah…yaitu kita musti mau menyampaikan firman Allah meski satu ayat, agar manusia hidup ini penuh dengan kedamaian. Alangkah tingginya derajat seorang manusia jika bisa menjalankan perannya sbg khalifah dg sempurna…., makanya kita musti terus belajar dan insya Allah semoga Allah sll meridhoinya…amiin.

      Salam mesra kmbali from west java-indonesia.

  4. M Mursyid PW 9 Oktober 2010 pada 7:28 pm #

    Thanks atas pencerahannya, Mas.

    • setyantocahyo 10 Oktober 2010 pada 3:11 pm #

      Pak guru..
      sama sama ya pak….

      salam persahabatan.

  5. kezedot 9 Oktober 2010 pada 11:39 pm #

    selamat malam
    lama banget blue…heheh salah …….aki tak main kesini
    p cabar
    salam dalam persahabatan bloget

    • setyantocahyo 10 Oktober 2010 pada 3:14 pm #

      makasih ya mas…
      kunjungannya sll dinanti..hehe…

      salam persahabatan jga..

  6. dedekusn 10 Oktober 2010 pada 4:12 pm #

    Betul tuhan itu pasti ada, Laailahailallah…Tiada tuhan selain Allah…
    Semoga kita tidak termasuk orag seperti tukang cukur.
    Salam kenal!

    • setyantocahyo 11 Oktober 2010 pada 10:42 pm #

      terimakasih atas kuunjungannya
      n salam kenal kembali…

  7. ryodimas 10 Oktober 2010 pada 6:26 pm #

    salam persahabatan dari saya pak

    • setyantocahyo 11 Oktober 2010 pada 11:30 pm #

      trims atas kunjungannya ya…..
      n slm persahabatan kembali…

  8. Mbah Jiwo 11 Oktober 2010 pada 6:56 am #

    subhanallah, kisah pertama…saya belum pernah mendengarnya, bagus sekali kapan2 mungkin saya copas di blog saya ah…

    salam hangat dari Malang

    • setyantocahyo 11 Oktober 2010 pada 11:39 pm #

      mbah jiwo trims atas kunjungannya ya…
      salam hangat kembali dri cirebon.

  9. Usup Supriyadi 11 Oktober 2010 pada 12:12 pm #

    membuktikan Tuhan tidak ada dan ada itu asasinya sama susahnya, jika yang dicari adalah tuhan lahiriah. Tapi, percaya akan adanya memiliki resiko yang kecil dan keuntunagan yang luar biasa…. 😀

    • setyantocahyo 11 Oktober 2010 pada 11:40 pm #

      keberadaan Tuhan tentu ada dlm keyakinan…
      salam hangat sll kang…

  10. Red 11 Oktober 2010 pada 4:37 pm #

    saya selalu yakin Tuhan pasti ada dan mendengarkan semua doa2 dan keluh kesah kita. ibarat orang tua yg mengasuh anak, Beliau ingin kita bisa mandiri dalam segala situasi. ketika kita gak tahu harus kemana.. yah saatnya datang sowan pada Tuhan… minta doa restu, minta pelukan hangat.. kadang2 juga minta duit ehehehe.. yah maklumlah.. anak2NYA nakal2 ! 😆

    • setyantocahyo 11 Oktober 2010 pada 11:42 pm #

      hehe bang red bisa aja..
      tapi memang apa yang dikatakan bang red adalah benar semua…

      salam hangat sll dri crb.

  11. teguhsasmitosdp1 11 Oktober 2010 pada 7:56 pm #

    Luar Biasa,…sungguh artikel yang membuat bulu kuduk berdiri. Subhanallah. Maha Suci Allah dengan segala CiptaanNya. Kadang-kadang kita memang tidak pernah berfikir atau tidak mau berfikir. Kalau saja kita mensyukuri nikmat yang diberikan kepada kita yang selalu kita bawa setiap hari seperti mata, telinga, hidung, kulit, lidah, dan lain-lain. Nikmat yang manakah yang akan kita dustakan ? Terima kasih Pak pencerahannya,…..Salam persahabatan selalu dari kota Pekalongan.

    • setyantocahyo 11 Oktober 2010 pada 11:48 pm #

      sama sama pak Guru…
      kita diciptakan Allah untuk saling memberikan manfaat kepada sesama…
      dan tentu masih jauh dari kata sempurna makanya kita dianjurkan untuk terus belajar dan belajar…

      salam persahabatan kembali dari crb.

  12. Ifan Jayadi 11 Oktober 2010 pada 7:59 pm #

    Tulisan diatas memberikan hikmah tersendiri yang meresap di hati saya. Tentu ini menjadi penyemangat takkala langkah kita mulai goyah dan berusaha kembali untuk tidak selalu jatuh pada kesalahan yang sama.

    • setyantocahyo 11 Oktober 2010 pada 11:52 pm #

      mas ifan…
      hidup itu sendiri adalah pembelajaran.., kita bisa belajar tatkala menyaksikan beraneka macam kejadian dalam kehidupan .., semua itu mengandung hikmah yang bisa kita ambil sbg pelajaran…

      salam hangat sll dari crb.

  13. Brotoadmojo 11 Oktober 2010 pada 11:26 pm #

    Saya yakin dan saya percaya bahwa TUHAN itu ada dan senantiasa mengawasi kita, DIA senantiasa terjaga tanpa sedetikpun terlelap. Senantiasa “menunggu” kita untuk datang dalam kondisi apapun, susah, senang, tertawa, menangis… Karena DIA Maha Segalanya…

    • setyantocahyo 11 Oktober 2010 pada 11:54 pm #

      mas Broto….
      pendapat anda tepat sekali…
      terima kasih utk sharingnya….

      salam hangat sll dri crb.

  14. winant 31 Oktober 2010 pada 11:45 am #

    berpikir keadilan dan kemerataan kadang menempatkan kita pada titik yang mengabur antara ada dan tiada, persepsi terhadap aneka macam hal yang disamakan dengan pemikiran khalayak menghentikan kreatifitas untuk menggali sebuah makna…..

    aku rajin berdo’a kenapa sakit?tetangga sebelah gak pernah berdo’a tapi makmur dan sehat selalu (pemikiran yang mungkin sering terlintas dalam benak kita)

    bukankah sakit menyayat ini harus kita syukuri, karena adanya sakit membuktikan ada yang menciptakan sakit, bukankah kemiskinan membuktikan ada yang memberikan rejeki berlebih bagi si kaya……

    setidaknya kita masih merasakan sakit, merasakan miskin ityu menandakan bahwa kita masih hidup, dan hidup adalah anugerah dari yang menciptakan hidup…..

    dan Tuhan-pun ada……….

    • setyantocahyo 1 November 2010 pada 12:53 pm #

      aku rajin berdo’a kenapa sakit?tetangga sebelah gak pernah berdo’a tapi makmur dan sehat selalu (pemikiran yang mungkin sering terlintas dalam benak kita)
      ——————————————————————————————————————
      itu adalah rahasia Illahi , yang tentu diluar kemampuan akal menusia.., yang terpenting buat kita adalah pasrah dan ikhlas menerima apa yang diberikan olehNya..
      karena pada dasarnaya senang ataupun susah semuanya adalah ujian dari yang Maha Kuasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pabrik tentang tempe

Kondisi produksi sehari-hari

PrimeEdges

Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

CahayaCahya

Selalu bersinar, Selalu menerangi

Sepakbola & Kehidupan

"Menelaah hidup dari sepakbola...." (roysemut)

Ramlannarie's Blog::...

Iseng-iseng bermanfaat, bisa menambah sedikit ilmu, dan pengetahuan tentang pendidikan dan lainnya......

kelautaje

dan biarkanlah laut tetap membiru...

Info rumah & properti

Informasi rumah sekitar selatan jakarta, rumah jabodetabek, rumah minimalis, townhouse, rumah baru, rumah seken, rumah lokasi strategis, harga murah, harga terjangkau

Endahsetyolaras's Blog

Just another WordPress.com weblog

Sitsetsut's Blog

blog anak muda yang selalu ceria...

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Mataku adalah Matamu

Balikpapan Tempat Cari Makan

LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2

Menulis Untuk Perkongsian Bijak

Kang Arip - Gudang Ilmu

Sharing Ilmu - Diskusi Ilmu - Penyimpanan File

Just Share

Berbagilah selama Anda masih memiliki sesuatu untuk berbagi. Karena hidup ini akan terasa lebih indah jika setiap orang saling mengerti antara satu dengan yang lain..

Refleksi Sosial

Rosyidi Hamzah

Blog Fisika Pak Teguh Pekalongan

Berbagi Informasi tentang Media Pembelajaran Fisika, IPA, dan TIK

/se·na·rai/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

%d blogger menyukai ini: