Kaya hanyalah sebuah rasa…..

26 Okt

Suatu hari, ayah dari suatu keluarga yang sangat sejahtera membawa anaknya bepergian ke suatu negara yang sebagian besar penduduknya hidup dari hasil pertanian, dengan maksud untuk menunjukkan bagaimana kehidupan orang-orang yang miskin.
Mereka menghabiskan waktu berhari-hari di sebuah tanah pertanian milik keluarga yang terlihat sangat miskin.

Sepulang dari perjalanan tersebut, sang ayah bertanya kepada anaknya, “Bagaimana perjalanan tadi?” “Sungguh luar biasa, Pa.” “Kamu lihat kan bagaimana kehidupan mereka yang miskin?” tanya sang ayah. “Iya, Pa,” jawabnya. “Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan ini?” tanya ayahnya lagi.

Si anak menjawab, “Saya melihat kenyataan bahwa kita mempunyai seekor anjing sedangkan mereka memiliki 5 ekor kambing .
Kita punya sebuah kolam yang panjangnya hanya sampai ke tengah-tengah taman, sedangkan mereka memiliki sungai kecil yang tak terhingga panjangnya.
Kita memasang lampu taman yang dibeli dari luar negeri dan mereka memiliki bintang-bintang di langit untuk menerangi taman mereka.

Beranda rumah kita begitu lebar mencapai halaman depan dan milik mereka seluas horison.
Kita tinggal dan hidup di tanah yang sempit sedangkan mereka mempunyai tanah sejauh mata memandang.
Kita memiliki pelayan yang melayani setiap kebutuhan kita tetapi mereka melayani diri mereka sendiri.
Kita membeli makanan yang akan kita makan, tetapi mereka menanam sendiri.
Kita mempunyai dinding indah yang melindungi diri kita dan mereka memiliki teman-teman untuk menjaga kehidupan mereka.”

Dengan cerita tersebut, sang ayah tidak dapat berkata apa-apa. Kemudian si anak menambahkan, “Terima kasih, Pa, akhirnya aku tahu betapa miskinnya diri kita.”.

Sahabat, Kaya adalah ketika kita ringan berbagi, Kaya itu tidak pernah mengeluhkan apa yang telah terjadi dan yang sedang terjadi, Kaya adalah mensyukuri dan menikmati segala bentuk pemberian, Kaya adalah kita mampu merasakan kebahagiaan ketika saudara atau tetangga kita sedang berbahagia, Kaya adalah kemampuan meringankan penderitaan orang lain. Kaya bukan menunggu datangnya banyak harta. Dan Kaya yang sesungguhnya adalah ketika kita amat sangat dekat dengan SANG MAHA KAYA, Allah SWT. http://www.rumah-yatim-indonesia.org/

Iklan

43 Tanggapan to “Kaya hanyalah sebuah rasa…..”

  1. Adi 27 Oktober 2010 pada 5:35 am #

    Setuju 😀

  2. Abdul Ghofur 27 Oktober 2010 pada 9:18 am #

    koyo tanpo bondo

    • setyantocahyo 27 Oktober 2010 pada 9:03 pm #

      bung Gofur trima kasih atas kunjungannya…
      n salam kenal.

  3. gerhanacoklat 27 Oktober 2010 pada 2:20 pm #

    keren 🙂

  4. mamung 30 Oktober 2010 pada 9:46 am #

    kadang kita gak kepikiran yg gituan, pikir kita kaya yaa kaya harta dunia, padahal yg terpenting adalah kaya hati, jauh lebih indah..

    mantap pak postingannya..

    • setyantocahyo 30 Oktober 2010 pada 8:00 pm #

      mas mamung trima kasih atas kunjungannya…n
      salam kenal.

    • setyantocahyo 30 Oktober 2010 pada 8:00 pm #

      mas mamung trima kasih atas kunjungannya…n
      salam kenal.

  5. Dot 30 Oktober 2010 pada 9:53 am #

    Wah,….sangat inspiratif, dalam ke lubuk hati. Senang sekali rasanya kalo baca tulisan – tulisan dari blog Pak Cahyo. Singkat namun padat hikmah. Terimakasih pak,.. semoga tak bosan memberikan inspirasinya untuk kita semua.Salam persaudaraan, Semoga sehat selalu, amin.

    • setyantocahyo 30 Oktober 2010 pada 8:20 pm #

      bang dot trima kasih ya…
      ttu dalam persahabatan ini kita saling memberi dan menerima.., dan semua itu adalah bagian dari proses pembelajaran kita dalam menjalani kehidupan….

  6. Mila 30 Oktober 2010 pada 4:08 pm #

    Nice 🙂

  7. aldy 30 Oktober 2010 pada 6:45 pm #

    Salam,
    Yap, kaya memang hanya sebuah rasa, tetapi tidak semua orang dapat merasakannya.

    • setyantocahyo 30 Oktober 2010 pada 8:39 pm #

      itulah perlunya ada usaha…
      dan setelah itu baru bertawakal kepadaNya…

      salam kenal ya bang, trima kasih atas kunjungannya.

  8. aciid 30 Oktober 2010 pada 8:27 pm #

    kadang semua yg kita dapatkan hrus ada pngorbanan yg hrus kita relakan
    ya g om ? 😀
    hehe

    lam kenal ya kk kk smwa :p

    • setyantocahyo 30 Oktober 2010 pada 8:34 pm #

      hehe benar juga…
      lam kenal kembali ya…

  9. winant 31 Oktober 2010 pada 11:38 am #

    kekayaan yang kita kumpulkan seperti kumpulan buah durian dengan bau yang harum, kita menciumnya, tetangga bisa menghisap aromanya, bukankah sebaiknya kita duduk sejenak menikmati buah durtian bersama tetangga, bersama teman, meski cuma sedikit tapi kita bisa merasakan

    bisa kita bayangkan seandainya kita tumpuk durian, pada akhirnya kita tidak merasakan apa-apa, hanya baunya yang merebak ke mana-mana

    • setyantocahyo 1 November 2010 pada 12:58 pm #

      mmg kebanyakan dari kita adalah menumpuk menumpuk durian dan menebar aroma …, dari pada kita menikmati durian itu bersama tetangga…
      padahal durian banyak ditumpuk akhirnya bisa busuk, dan mubazir tidak berguna…

      thanks mas winant…sungguh perumpamaan yg tepat sekali…

  10. kezedot 31 Oktober 2010 pada 12:06 pm #

    postingan abang emmang menarik selalu
    salam dari blue
    salam persahabatan

    • setyantocahyo 31 Oktober 2010 pada 1:59 pm #

      bang blue thanks ya…

      salam persahabatan jga…..

  11. Bangauputih 1 November 2010 pada 12:28 pm #

    Subhanallah….andai semua orang-orang yang diberi kelebihan harta olehNya mempunyai rasa dan pemikiran yang sama dengan si ayah terutama anaknya tersebut…alangkah indahnya dunia

    • setyantocahyo 1 November 2010 pada 12:47 pm #

      tentu jurang pemisah antara si kaya dan si miskin tak akan ada lagi…

      bangau putih thanks ya…

  12. SITI FATIMAH AHMAD 1 November 2010 pada 11:42 pm #

    Assalaamu’alaikum Mas Cahyo…

    Subhanallah.. saya sangat terharu sekali membaca kisah di atas. Serasa diri ini sangat miskin dengan apa yang dipinjamkan Allah kepada saya dan keluarga saya.

    Alhamdulillah, saya sudah merasai semua kehidupan desa, sawah bendang yang luas, bermain dengan anak-anak ikan yang dapat dilihat dari dalam air, berkejaran dengan damai dipermatang sawah yang luas mata memandang, menghirup udara segar tidak pernah bertepian anginya menderu lembut.

    Sungguh sesudah dewasa dan punya pekerjaan yang bagus, saya kehilangan semua rasa kekayaan dari keindahan masa lalu. yang tinggal kini adalah kesibukan, hiruk pikuk bandar dengan deru kenderaan yang hingar bingar tidak keruan.

    Sungguh kekayaan itu adalah sebuah rasa yang bebas merdeka, kurniaan Allah buat kita untuk mensyukuri segala nikmatnya. oleh kerana itu, berbagilah kita dengan kekayaan yang sedia ada untuk membahagiakan orang lain yang ternyata susah hidupnya.

    Memberi barang sedikit dari harta kita, tdak akan meluakkan kita menjadi miskin papa kedana. Malah ditambah Allah rezeki yang melimpah luah dan kasih sayang yang menggunung tinggi dengan hamparan doa yang tulus dari hati mereka yang diringankan bebannya.

    Terima kasih mas, berbagi hikmah yang sungguh mengesankan ini. Semoga Allah meredhai usaha mas Cahyo selama ini.

    Salam mesra selalu dari Sarikei, Sarawak. 😀

    • setyantocahyo 2 November 2010 pada 12:26 pm #

      Sesungguhnya kita dilahirkan sudah dibekali kekayaan yang tidak terkira oleh Allah SWT.., dengan panca indra yang lengkap kita bisa merasakan segala keindahan kehidupan.., dari masa kanak kanak kita dianugrahi kedua orang tua yang sangat menyayangi kita, di tambah orang orang disekeliling kita yang selalu membantu apa yang menjadi keperluan kita..itu semua sungguh kekaayaan yang tiada tara., Kita dididik dibanggku sekolah oleh guru yang setia mengabdi memberikan ilmu sampai kita beranjak dewasa , hingga kita menguasai ilmu dan mengamalkannya.., juga banyak teman dan sahabat yang selalu memperhatikan kita …
      ohh..sungguh anugrah yang luar biasa…
      Jadi barangkali itulah hakekat kaya yang sebenarnya….

      Salam mesra kembali from west java.

  13. achoey 2 November 2010 pada 9:17 am #

    Indah sekali sobat
    Kaya hati kan lebih membuat nyaman diri 🙂

  14. masyhury 2 November 2010 pada 9:56 pm #

    Malam pak Cahyo,
    Dalam sekali pelajaran yang bisa di ambil dari kisah yg cuma secuil itu. Awalnya saya sendiri gak sadar akan dibawa kemana arah cerita itu, ternyata lebih dari yang saya duga,,,

    Salam luar biasa,

    • setyantocahyo 10 November 2010 pada 10:12 pm #

      terima kasih mas atas kunjungannya….
      dan salam kenal ya…

  15. SITI FATIMAH AHMAD 5 November 2010 pada 10:10 am #

    Assalaamu’alaikum Mas Cahyo…

    Hadir untuk menyapa sahabat yang baik di sana. Apa khabar mas Cahyo ? Didoakan sihat dan baik selalu.

    Apakah masih banyak tugasan sehingga belum punya posting baru mas. Mudahan Allah selalu memperkayakan jiwa kita dengan menghadiahkan kebaikan dan kedamaian supaya harmoni hidup dan sejahtera pergaulan.

    Salam ceria dari Sarawak. 😀

  16. ramlannarie 12 November 2010 pada 7:33 am #

    Setiap
    orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman.
    Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu
    haruslah dikembalikan.
    (Ibnu Mas’ud)…salam kenal, kunjungan balik ditunggu di sini http://ramlannarie.wordpress.com/ dan http://ramlannarie.blogspot.com/

    • setyantocahyo 12 November 2010 pada 3:44 pm #

      terima kasih atas kunjungan nya…

      salam kenal kembali.

  17. Let's Share Together 16 November 2010 pada 7:59 am #

    alo salam kenal 🙂
    mantap bos
    btw tukeran link yuk 😀
    ditunggu kabar baiknya ya 🙂

  18. Smile _ Happy 20 November 2010 pada 4:29 pm #

    Silakan kunjungi blog sehat di http://www.wisnuvegetarianorganic.wordpress.com/

    • setyantocahyo 23 Desember 2010 pada 4:05 pm #

      terima kasih atas kunjungannya n salam kenal

  19. setyantocahyo 25 November 2010 pada 5:51 am #

    trims atas kunjungannya…
    n salam kenal kembali.

  20. igas 27 November 2010 pada 12:42 pm #

    di tanggapi dengan jawaban yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama…

    • setyantocahyo 23 Desember 2010 pada 4:06 pm #

      terima kasih atas kunjungannya
      n salam kenal.

  21. nh18 5 Desember 2010 pada 10:42 am #

    Pak Cahyo …
    Saya suka sekali tulisan ini

    Kaya itu adanya di Hati …
    Bukan terletak pada jumlah materi yang kita punya …

    Terima kasih Pak

    Salam saya

  22. SITI FATIMAH AHMAD 7 Desember 2010 pada 9:16 am #

    Assalaamu’alaikum mas Cahyo…
    Apa khabar mas ? lama tidak di maya, ke mana aja nih menghilangnya. Semoga sehat dan seukses selalu.

    Hadir untuk mengucapkan Selamat menyambut Maal Hijrah 1432.

    Semoga kehadiran tahun baru Islam akan mengorak langkah penghijrahan yang lebih bermanfaat untuk kejayaan hidup di masa depan.

    Salam keindahan Awal Muharram.
    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.

    • setyantocahyo 23 Desember 2010 pada 4:27 pm #

      Entah sdh berapa lama kerinduan ini terpendam..krn rasanya sdh bgtu lama tak bisa menyapa sahabat di dunia maya..
      Smua itu adalah tak disengaja , krn memang selama ini jaringan internet ku terganggu…tapi percayalah meski lama tak bersua namun sll dekat dihati…
      Untuk Bunda salam sejahtera sll , moga tali silaturahmi akan terus terjaga….

      Salam mesra from west java.

  23. Team_Bulls 27 Februari 2011 pada 11:53 am #

    hhhhhhhh………..
    Bagus sekali kalo ada orang kaya seperti itu. Namun sungguh ironis di negeri yang sekaya ini..dengan banyaknya orang miskin d negeri yang kaya raya ini.
    Semoga bagi yang berlebih, mau berbagi untuk yang kurang…tanpa harus meminta, mengemis ataupun menengadahkan tangan mengharap belas kasih.

    SALAM………!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pabrik tentang tempe

Kondisi produksi sehari-hari

PrimeEdges

Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

CahayaCahya

Selalu bersinar, Selalu menerangi

Sepakbola & Kehidupan

"Menelaah hidup dari sepakbola...." (roysemut)

Ramlannarie's Blog::...

Iseng-iseng bermanfaat, bisa menambah sedikit ilmu, dan pengetahuan tentang pendidikan dan lainnya......

kelautaje

dan biarkanlah laut tetap membiru...

Info rumah & properti

Informasi rumah sekitar selatan jakarta, rumah jabodetabek, rumah minimalis, townhouse, rumah baru, rumah seken, rumah lokasi strategis, harga murah, harga terjangkau

Endahsetyolaras's Blog

Just another WordPress.com weblog

Sitsetsut's Blog

blog anak muda yang selalu ceria...

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Mataku adalah Matamu

Balikpapan Tempat Cari Makan

LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2

Menulis Untuk Perkongsian Bijak

Kang Arip - Gudang Ilmu

Sharing Ilmu - Diskusi Ilmu - Penyimpanan File

Just Share

Berbagilah selama Anda masih memiliki sesuatu untuk berbagi. Karena hidup ini akan terasa lebih indah jika setiap orang saling mengerti antara satu dengan yang lain..

Refleksi Sosial

Rosyidi Hamzah

Blog Fisika Pak Teguh Pekalongan

Berbagi Informasi tentang Media Pembelajaran Fisika, IPA, dan TIK

/se·na·rai/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

%d blogger menyukai ini: