MISKIN BUKAN HALANGAN….

24 Des

“ Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh menempuh jalan Kami, maka sungguh akan Kami tunjukkan ke jalan Ku, dan sesungguhnya Allah beserta orang yang berbuat baik” ( QS.Al’Ankabut (29) :69 )

Alkisah, disebuah desa miskin ada satu sekolah dasar. Hanya sedikit muridnya karena kebanyakan anak-anak di desa itu membantu orang tuanya mencari nafkah.
Suatu hari,satu-satunya guru yang ada di sekolah itu sedang memberi pelajaran mengarang . setelah menjelaskan cara-cara mengarang cerita, si guru memberikan pekerjaan rumah. ” Anak-anak, pekerjaan rumah hari ini adalah mengarang dengan judul cita-citaku, besok, hasil karangan kalian dibaca di depan kelas satu per satu…” .

Keesokan harinya, murid-murid maju ke depan kelas dan membacakan karanganya masing-masing. Kebanyakan dari mereka bercita-cita menjadi guru, petani,atau pegawai pemerintah,dll. sang guru selalu manggut-manggut tanda setuju.

Lalu tiba giliran seorang murid yang paling muda usianya. bajunya tambal sulam, tubuhnya kurus kecil, tapi suaranya sangat lantang. ” kalau besar nanti, aku ingin punya rumah besar diatas bukit dengan pemandangan yang indah berdampingan dengan pondok-pondok kecil di sekelilingnya untuk tempat peristirahatan.
Berderet pohon cemara dan pohon pohon yang rindang, di antara rumah-rumah itu.ada taman bunga tertata apik dan beraneka bunga dan warna. ada kebun buah lezat yang bisa dipetik oleh penghuni rumah dan penduduk di sekitarnya.
Saya ingin jadi orang sukses dan bahagia bersama keluarga besar dan para tamu yang datang di sana…”.

Mendengar suara lantang si murid kecil itu, kontan seisi kelas tertawa bersamaan.” Dasar pemimpi…!” ejek murid yang lain , mereka mencemooh si murid kecil.

Melihat ke gaduhan itu si guru itu marah-marah.ia mengangap,biang kerok kegaduhan itu adalah si murid kecil. Si guru menegurnya, ” yang kamu tulis itu bukan cita-cita, tapi itu impian yang tidak mungkin terjadi, pokoknya kamu harus tulis ulang tentang cita-citamu yang sebenarnya,” perintah sang guru. “Guru, ini adalah cita-citaku yang sebenarnya.ini bukan hanya mimpi, ini bisa menjadi kenyataan,” murid kecil bersikeras.

”Heh… kamu hidup di desa yang miskin, keluargamu juga keluarga miskin.bagaimana kamu akan mewujudkan cita-cita seperti itu? Dasar pemimpi…! buat karangan yang masuk akal saja!” teriak si guru mulai tidak sabar.

” Aku tidak mau cita-cita yang lain. Ini cita-citaku tidak ada yang lain…,”si murid kecil ngotot. ” besok kamu harus bawa karangan yang baru jika kamu tidak perbaiki karanganmu itu, kamu akan mendapat nilai jelek,”si guru mulai mengancam. Namun keesokan harinya,si murid kecil ke sekolah tanpa membawa karangan baru. Walau di ancam dan di pemalukan seperti itu,dia tetap pada cita-citanya semula.
Karena sikapnya yang keras kepala dan tidak mau mengikuti perintah guru, akhirnya ia mendapat nilai paling jelek di kelas.

Tanpa terasa waktu terus berjalan. Tiga puluh tahun kemudian, si guru masih tetap mengajar di sekolah dasar itu. Suatu hari,ia mengajak murid-muridnya belajar sambil berwisata ke sebuah kebun buah dia atas bukit yang sangat terkenal. Kebun buah itu berada di desa tetangga, tidak seberapa jauh dari desa tempat mereka tinggal.

Sesampai di kebun buah yang luas dan indah itu, si guru dan murid-muridnya berdecak kagum. Kebun buah itu ternyata dilengkapi dengan sebuah rumah besar bak istana.tinggi menjulang, megah, dan sangat indah arsitekturnya. “ Orang yang membangun istana ini pastilah orang yang sangat hebat…,” gumam si guru terkagum-kagum.

Tiba-tiba terdengar jawaban. “ Bukan orang hebat yang membangun rumah ini… hanya seorang murid bandel yang berani bermimpi punya cita-cita yang besar, pasti, yang lebih hebat adalah guru yang dulu mendidik bocah bandel itu… Mari masuk ke dalam rumah, pak , kita nikmati teh dan buah-buahan terbaik dari kebun ini…,” ujar si pemilik rumah itu dengan ramah.

Mendengar ucapan itu, mendadak si guru terpana dan teringat siapa yang berdiri di depannya. Dia adalah si murid kecil yang keras kepala yang mendapat nilai jelek waktu itu. Sekarang dia telah menjelma menjadi pengusaha yang sangat sukses. Matanya berkaca-kaca, merasa bersyukur sekaligus menahan malu karena 30 tahun yang lalu dirinya melecehkan cita-cita anak itu.

Sahabat, perubahan besar terjadi karena ada orang-orang kecil yang tangguh dan pantang menyerah.

44 Tanggapan to “MISKIN BUKAN HALANGAN….”

  1. gerhanacoklat 24 Desember 2010 pada 3:07 pm #

    kaya dan miskin itu hanya istilah manusia

    inspiratif, mas cahyo! 🙂

    • setyantocahyo 24 Desember 2010 pada 5:54 pm #

      jumpa lagi mba jul…
      thanks ya menyempatkan mampir sbelum berangkat liburan…hehe…

      • bluethunderheart 26 Desember 2010 pada 10:04 pm #

        setuju sama komand ajeung siapa itu………..oya gerhana
        salam hangat dari blue
        p cabar mas

      • setyantocahyo 28 Desember 2010 pada 3:55 pm #

        salam hangat kembali…
        pa kabar bang blue…??

  2. bundadontworry 24 Desember 2010 pada 3:08 pm #

    Subhanallah, inilah bukti bahwa kita perlu bermimpi, merencanakannya dgn baik, lalu mewujudkannya ya Mas Cahyo.
    tulisan yg sangat inspiratif sekaligus memberikan semangat bagi yg membacanya.

    satu hal lagi, bila kita berusaha maksimal dgn niat yg tulus, insyaalllah ,Allah swt pasti akan memberikan jalan kemudahan ya Mas.
    salam

    • setyantocahyo 24 Desember 2010 pada 5:57 pm #

      begitulah kira2 bunda.., setiap manusia diwajibkan berusaha kemudian berdo a.., pasti Allah akan memberikan jalan kemudahan bagi setiap yang memintanya…

  3. deady 24 Desember 2010 pada 3:41 pm #

    apakah ini cerita nyata?
    manteb dah emang kekuatan mimpi ya, mas…

    • setyantocahyo 24 Desember 2010 pada 5:59 pm #

      trima kasih dah berkunjung…
      n salam kenal…

  4. teguhsasmitosdp1 24 Desember 2010 pada 3:43 pm #

    Lama ndak berkunjung, kangen rasanya. Alhamdulillah masih ada dalam daftar blogroll. Yang tahu kaya atau miskin sebenarnya hanyalah dirinya sendiri, tentu kalau mau jujur. Sebab banyak orang senang dengan menipu dirinya dengan alasan prestise.

    • setyantocahyo 24 Desember 2010 pada 6:09 pm #

      setuju pak…
      kejujuran sekarang mahal harganya …
      banyak orang kaya ngaku miskin atau sebaliknya demi meraih suatu kepentingan pribadi…

  5. M Mursyid PW 24 Desember 2010 pada 5:59 pm #

    Komen saya makmum sama komen shbt sy Mr. Teguh saja, Mas.
    Semoga sehat selalu!!!

    • setyantocahyo 25 Desember 2010 pada 6:56 am #

      pa kabar pak guru…??

      salam hangat sll dari crb.

  6. Blognya anak padmanaba 24 Desember 2010 pada 10:50 pm #

    HHE KETEMU DENGAN NAMA YANG SAMA KAYAK AKU, CAHYA HAHAHA. SALAM KENAL YA BLI

    • setyantocahyo 25 Desember 2010 pada 6:57 am #

      trimakasih dah berkunjung…
      n salam kenal ya..

  7. igas 25 Desember 2010 pada 12:19 am #

    postingan ini mulai membakar semangatku lagi. posingan yg bagus om.. hari esok tiada yg tahu.. salam

    • setyantocahyo 25 Desember 2010 pada 7:03 am #

      thanks mas igas…mga ttp semangatt…..

      salam.

  8. didta7 25 Desember 2010 pada 1:23 pm #

    semoga saya menjadi orang yang sangat kaya yang bisa mengamalkan nya di jalan Allah

    • setyantocahyo 28 Desember 2010 pada 2:05 pm #

      thanks atas kunjungannya…
      n salam kenal ya…

  9. Blognya anak padmanaba 25 Desember 2010 pada 1:26 pm #

    BANG, JUMPA LAGI. 😛 UDAH TERPASANG BANG LINKNYA, TRIMAKASIH YA. SEMOGA JADI SAHABAT YANG BAIK HHE

  10. SITI FATIMAH AHMAD 25 Desember 2010 pada 3:42 pm #

    Assalaamu’alaikum Mas Cahyo….

    Saya sangat terharu dengan kekuatan hati dan pendirian anak kecil itu dalam memegang prinsip cita dan impiannya. Jadi malu apabila mengingatkan sikap guru yang tidak mahu menerima apa sahaja yang datang dari keinginan muridnya walau sebuah impian.

    Semua kita adalah Sang pemimpi yang selalu mahu merealisasikan segala impian walau ia mustahil menurut pandangan orang lain. siapa bakal menduga impian yang menjadi ejekan itu berhasil benar kerana jiwa yang besar tidak akan kalah oleh ejekan manusia malah akan terus berusaha untuk membuktikannya.

    Semoga kita akan selalu menyakini impian anak2 kita yang bercita2 besar walau keinginannay mahu menjadi Sang Nelayan.

    Salam mesra dan selamat kembali ngeblog mas. senang mendapat kunjungan mas. 😀

    • setyantocahyo 28 Desember 2010 pada 3:54 pm #

      Wa alaikum salam bunda….

      Memang bunda… setiap dari kita boleh bermimpi, namun impian itu harus diikuti dengan usaha yang nyata.., usaha keras yang disertai dengan do a.., Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika dia tidak mau berusaha merubahnya sendiri, begitu diantara bunyi ayat Alqur an..
      Allah senantiasa akan manganugrahkan nikmat kepada setiap umat yang senantiasa berusaha keras dan sll merendahkan diri….dan meminta…
      Karena sesuai janjiNya bahwa Allah adalah Maha Adil. , Maha Pemurah serta Maha penyayang….

      Terima kasih ya bunda …atas kunjungan setianya…

      Salam mesra sll dari saya.

  11. achoey el haris 27 Desember 2010 pada 8:56 am #

    Saya orang kecil dan saya punya semangat

    Jangan kita kerdilkan diri kita dengan mengecilkan orang lain.

    Allah Maha Kuasa atas apa pun 🙂

    • setyantocahyo 28 Desember 2010 pada 3:58 pm #

      Saya orang kecil dan saya punya semangat…
      hehe…siiip lah…

      pa kabar bang achoy…??

  12. choirunnangim 27 Desember 2010 pada 11:06 am #

    assalamu ‘alaikum.
    Bagi mereka orang-orang kaya diharapakan untuk hidup sederhana….
    dan mau meluangkan sedikit miliknya untuk di hadiahkan terhadap sesama…

    • setyantocahyo 28 Desember 2010 pada 4:00 pm #

      setuju sekali…

      trims atas kunjungannya…
      salam kenal ya..

  13. Rina 27 Desember 2010 pada 6:20 pm #

    Assalamu’alaikum mas cahyo…
    lama tak berkunjung ke sini

    mas cahyo selalu dengan ceritanya yang menginspirasi 🙂
    like this pisan

    • setyantocahyo 28 Desember 2010 pada 6:15 pm #

      makasih atas kunjungannya….

      rina pa kabar??

  14. angga erlangga 29 Desember 2010 pada 12:05 pm #

    Betul bgt mas Judul tulisannya…
    semua harus di syukuri.. 😉

    • setyantocahyo 31 Desember 2010 pada 4:29 pm #

      angga trims atas kunjungannya…
      salam kenal ya…

  15. andioka 30 Desember 2010 pada 10:46 pm #

    semua manusia dilahirkan tentu dalam derajat yang sama,suci.
    namun kadangkala keadaan sekitar kita juga secara tidak langsung ikut membentuk kepribadiannya. hidup ‘prihatin’ mungkin bisa menjadi penawar racun dari ‘dunia luar yang kejam’. bentuklah diri kita menjadi seorang pribadi yang senantiasa terus berdzikir. berdzikir untuk membentuk kepribadian dan tentunya juga ‘bersabar’ karena seperti yang banyak diucapkan orangtua kita dulu bahwa ‘sabar’ itu adalah pegangan hidup kita didunia ini tentu dengan arti sabar dalam pemikiran yang luas . semoga putra putri kita nanti ternoda oleh warna warna buram yang lain selain . bukan begitu Bung Cahyo?

    salam.

    • setyantocahyo 1 Januari 2011 pada 2:21 pm #

      semoga putra putri kita nanti tak ternoda oleh warna warna buramnya kehidupan….tentu setuju sekali mas andi..
      moga kelak putra putri kita akan selalu dibalut lembaran2 putihnya kehidupan…shg akan terpancar darinya budi pekerti yg baik yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama….

      salam hangat sll mas…

  16. andioka 30 Desember 2010 pada 10:49 pm #

    mf , koreksi .
    …semoga putra putri kita nanti TIDAK ternoda oleh warna warna buram yang lain selain . bukan begitu Bung Cahyo?

  17. SITI FATIMAH AHMAD 31 Desember 2010 pada 5:40 pm #

    Assalaamu’alaikum Mas Cahya

    Salam terakhir buat 2010 dan huluran mesra tahun 2011.

    Alhamdulillah, semoga kehadiran tahun baru akan menyemarak semangat kita untuk terus mengejar impian yang tertunggak di tahun 2010. Harapan yang tinggi untuk kita meneruskan kehidupan yang lebih bermakna di samping beramal dan melakukan ibadah dengan lebih berkesan.

    Hadapi hari esok dengan lebih optimis dan tinggalkan hari kelmarin dengan teladan juga sempadan yang membuahkan kejayaan. belajarlah dari pengalaman lalu untuk mencipta sejarah masa depan.

    SELAMAT TAHUN BAHARU 2011.
    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.

    • setyantocahyo 1 Januari 2011 pada 2:57 pm #

      Wa alaikum salam bunda…

      Sebagai manusia biasa tentu wajar jika banyak mempunyai harapan dan harapan itu tak semuanya terlaksana. Namun semua itu smoga tdk membuat kita patah arang karena masih ada hari esok untuk bisa berbuat lebih baik lagi.
      Tahun 2010 telah berlalu , dengan meninggalkan berbagai cerita suka maupun duka, kini kita masuki tahun 2011 yang penuh dengan harapan ….
      Semoga kita semua akan lebih maju dalam segala hal, baik urusan dunia maupun akherat…, dan semoga Allah akan selalu meridhoi apa yang menjadi cita cita kita amin….

      Salam hangat dan mesra sll buat bunda.

  18. N@n@ng 5 Januari 2011 pada 6:14 pm #

    Sering kita meremehkan orang-orang kecil padahal kita tidak tahu dia punya potensi. Besar, kecil, kaya dan miskin bukan ukuran kemuliaan di hadapan ALLAH Azawajala karena kemuliaan hanya diukur dengan iman.

    • setyantocahyo 6 Januari 2011 pada 7:17 am #

      kemuliaan di hadapan ALLAH Azawajala karena kemuliaan hanya diukur dengan iman…
      setuju sekali mas…

      salam kenal…dan trimakasih atas kunjungannya…

  19. Nanang Abdullah 5 Januari 2011 pada 6:16 pm #

    Sebuah kisah motivasi yang mudah-mudahan menjadi penyemangat.

    • setyantocahyo 6 Januari 2011 pada 7:17 am #

      trima kasih ya mas nanang…

      salam kenal.

      • setyantocahyo 9 Januari 2011 pada 3:33 pm #

        alangkah indahnya jika kita berbagi ttg sedikit yang kita punya…

        salam hangat kembali buat bang blue…

  20. Abdul Ghofur 10 Januari 2011 pada 8:48 am #

    Mantab mas
    Terimakasih motivasinya. Sangat bermanfaat.

    • setyantocahyo 12 Januari 2011 pada 6:06 pm #

      bang gofur…
      trims ya…..

      salam persahabatan .

  21. Mulyadi Ahmad 17 Januari 2014 pada 11:06 am #

    Luar biasa! Syukron!

    • setyantocahyo 19 Mei 2016 pada 11:46 pm #

      terima kasih atas kunjungannya dan salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pabrik tentang tempe

Kondisi produksi sehari-hari

PrimeEdges

Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

CahayaCahya

Selalu bersinar, Selalu menerangi

Sepakbola & Kehidupan

"Menelaah hidup dari sepakbola...." (roysemut)

Ramlannarie's Blog::...

Iseng-iseng bermanfaat, bisa menambah sedikit ilmu, dan pengetahuan tentang pendidikan dan lainnya......

kelautaje

dan biarkanlah laut tetap membiru...

Info rumah & properti

Informasi rumah sekitar selatan jakarta, rumah jabodetabek, rumah minimalis, townhouse, rumah baru, rumah seken, rumah lokasi strategis, harga murah, harga terjangkau

Endahsetyolaras's Blog

Just another WordPress.com weblog

Sitsetsut's Blog

blog anak muda yang selalu ceria...

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Mataku adalah Matamu

Balikpapan Tempat Cari Makan

LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2

Menulis Untuk Perkongsian Bijak

Kang Arip - Gudang Ilmu

Sharing Ilmu - Diskusi Ilmu - Penyimpanan File

Just Share

Berbagilah selama Anda masih memiliki sesuatu untuk berbagi. Karena hidup ini akan terasa lebih indah jika setiap orang saling mengerti antara satu dengan yang lain..

Refleksi Sosial

Rosyidi Hamzah

Blog Fisika Pak Teguh Pekalongan

Berbagi Informasi tentang Media Pembelajaran Fisika, IPA, dan TIK

/jur·nal/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

%d blogger menyukai ini: