Mangkok Tanpa alas…..

11 Mar

Seorang raja bersama pengiringnya keluar dari
istananya untuk menikmati udara pagi. Di keramaian,
ia berpapasan dengan seorang pengemis.
Sang raja menyapa pengemis ini, “Apa yang engkau inginkan
dariku?”
Si pengemis itu tersenyum dan berkata, “Tuanku bertanya,
seakan-akan tuanku dapat memenuhi permintaan hamba.”
Sang raja terkejut, ia merasa tertantang, “Tentu saja aku dapat
memenuhi permintaanmu. Apa yang engkau minta, katakanlah!”
Maka menjawablah sang pengemis, “Berpikirlah dua kali, wahai
tuanku, sebelum tuanku menjanjikan apa-apa.”
Rupanya sang pengemis bukanlah sembarang pengemis.
Namun raja tidak merasakan hal itu. Timbul rasa angkuh dan tak
senang pada diri raja, karena mendapat nasihat dari seorang
pengemis. “Sudah aku katakan, aku dapat memenuhi
permintaanmu. Apapun juga! Aku adalah raja yang paling
berkuasa dan kaya-raya.”
Dengan penuh kepolosan dan kesederhanaan si pengemis itu
mengangsurkan mangkuk penadah sedekah, “Tuanku dapat
mengisi penuh mangkuk ini dengan apa yang tuanku inginkan.”
Bukan main! Raja menjadi geram mendengar ‘tantangan’
pengemis di hadapannya.
Segera ia memerintahkan bendahara kerajaan yang ikut
dengannya untuk mengisi penuh mangkuk pengemis kurang
ajar ini dengan emas! Kemudian bendahara menuangkan emas
dari pundi-pundi besar yang dibawanya ke dalam mangkuk
sedekah sang pengemis. Anehnya, emas dalam pundi-pundi
besar itu tidak dapat mengisi penuh mangkuk sedekah.
Tak mau kehilangan muka di hadapan rakyatnya, sang raja terus
memerintahkan bendahara mengisi mangkuk itu. Tetapi
mangkuk itu tetap kosong. Bahkan seluruh perbendaharaan
kerajaan: emas, intan berlian, ratna mutumanikam telah habis
dilahap mangkuk sedekah itu. Mangkuk itu seolah tanpa dasar,
berlubang.
Dengan perasaan tak menentu, sang raja jatuh bersimpuh di
kaki si pengemis, ternyata dia bukan pengemis biasa, terbatabata
ia bertanya, “Sebelum berlalu dari tempat ini, dapatkah
tuan menjelaskan terbuat dari apakah mangkuk sedekah ini?”
Pengemis itu menjawab sambil tersenyum, “Mangkuk itu
terbuat dari keinginan manusia yang tanpa batas. Itulah yang
mendorong manusia senantiasa bergelut dalam hidupnya. Ada
kegembiraan, gairah memuncak di hati, pengalaman yang
mengasyikkan kala engkau menginginkan sesuatu. Ketika
akhirnya engkau telah mendapatkan keinginan itu, semua yang
telah kau dapatkan itu, seolah tidak ada lagi artinya bagimu”.
Semuanya hilang ibarat emas intan berlian yang masuk dalam
mangkuk yang tak beralas itu. Kegembiraan, gairah, dan
pengalaman yang mengasyikkan itu hanya tatkala dalam proses
untuk mendapatkan keinginan..
Begitu saja seterusnya, selalu kemudian datang keinginan baru.
Orang tidak pernah merasa puas. Ia selalu merasa kekurangan.
Anak cucumu kelak mengatakan: power tends to corrupt;
kekuasaan cenderung untuk berlaku tamak.
Raja itu bertanya lagi, “Adakah cara untuk dapat menutup alas
mangkuk itu?”
“Tentu ada, yaitu rasa syukur kepada Tuhan. Jika engkau pandai
bersyukur, Tuhan akan menambah nikmat padamu,” ucap sang
pengemis itu, sambil ia berjalan kemudian menghilang.

Iklan

16 Tanggapan to “Mangkok Tanpa alas…..”

  1. jarwadi 12 Maret 2011 pada 8:09 am #

    inspiring fairy tale 🙂

    • setyantocahyo 18 Maret 2011 pada 10:58 pm #

      terima kasih mas Jarwadi…

      salam hangat sll.

  2. bchree 13 Maret 2011 pada 6:14 am #

    tidak ada orang kaya jika tidak pernah puas, tidak ada kenikmatan jika tidak pernah bersukur, mungkin itu hikmah yang bisa sy ambil dari artikel bapak.
    salam kenal pak
    …………………….
    Mohon maaf pak, mohon doa dan bantuannya di
    http://bchree.wordpress.com/2011/03/09/mohon-do%E2%80%99a-dan-bantuannya/
    jazakumullah …

    • setyantocahyo 18 Maret 2011 pada 9:30 am #

      terima kasih atas kunjungan dan komennya…, moga sering2 aja main kesini….

      salam kenal n salam persahabatan.

  3. SITI FATIMAH AHMAD 13 Maret 2011 pada 11:10 am #

    Assalaamu’alaikum Wr. Wb Mas Cahyo…

    Betapa keinginan manusia tidak pernah terbatas dengan satu keinginan sahaja. Semakin kaya seseorang, semakin tinggi kehendaknya untuk memperoleh sesuatu yang tidak pernah didapatnya ketika tidak punya hartapun.

    Kesyukuran kepada Allah atas segala nikmat yang dikaruniakan menjadikan kita manusia yang selalu bersifat qanaah (cukup dengan apa yang ada) dan membantu sesama yang memerlukan melalui sedekah dan zakat.

    Satu pengajaran besar yang cukup m,encerahkan saya adalah jangan bersikap sombong dan tinggi tinggi walau harta kita melimpah dan punya kuasa dalam masyarakat. Kekayuaan dan kuasa hanya pinjaman sementara Allah bagi menguji kesyukuran kita.

    Terima kasioh mas untuk pesanan dan ingatan berbobot dari kisah di atas.

    Selamat berlibur di penghujung pekan dan salam mesra dari saya di Sarikei, Sarawak.

    • setyantocahyo 19 Maret 2011 pada 8:13 am #

      Waalaikum salam…wr wb Bunda…..

      Salam sejahtera selalu buat Bunda dan keluarga yang nun jauh diisana….
      Bunda manusia hidup didunia dicoba dengan tiga hal, dua diantaranya adalah harta dan tahta sedang satunya cobaan khusus buat lelaki yaitu wanita..
      manusia cenderung berlomba untuk meraih ketiga hal itu, sehingga terkadang berani mempertaruhkan harga diri dan juga keimanan…., naudzubillah mindzalik…..
      jika mata manusia sudah tertutup oleh silaunya Dunia, maka bisa lupa segalanya ..apapun akan dilakukan meski dg segala cara yang penting bisa memuaskan hawa nafsunya…
      Semoga kita termasuk orang orang yang sll ingat akan Allah…dan terhindar godaan lalknatulllah yaitu setan dan kroninya….
      dan juga semoga kita termasuk orang orang yang pandai bersyukur…amiinn.

      salam mesra sll from west java…

  4. mas-Giy 18 Maret 2011 pada 11:25 pm #

    tamparan keras buat umat manusia yang hidup di muka bumiini

    bahkan Allah S.W.T menggugat perilaku manusia lewat kalimatnya di Surah Ar-Rahman “…nikmat Tuhan-mu yang manakah yang kamu dustakan???…..”

    tulisan yang penuh ilmu, Pak Setyanto!!
    mungkin kita termasuk manusia yang digugat oleh Allah karena tidak pandainya mensyukuri nikmat…..

    • setyantocahyo 19 Maret 2011 pada 7:59 am #

      setuju mas-Giy manusia cenderung serakah dan lupa bersyukur, padahal sdh tak terhitung nikmat yang sudah Allah berikan…. tapi kita kadang tak menyadarinya…
      semoga Kita bukan termasuk orang2 yang terlena oleh nikmatnya dunia tapi kita segera kembali di jalanNya……amiin.

      salam hangat .

  5. Rahad 19 Maret 2011 pada 9:40 pm #

    sangat menginspirasi sekali
    manusia emang gak pernah puas, tp kadang2 sifat begitu justru baik untuk kehidupan, tergantung di bawanya saja

    • setyantocahyo 21 Maret 2011 pada 5:31 pm #

      mas rahad terima kasih ya atas kunjungannya…dan komennya…

      salam kenal.

  6. bundadontworry 28 Maret 2011 pada 1:25 pm #

    cerita2 penuh inspirasi utk memperbaiki gizi makanan bathin kita ini Mas Cahyo
    terimakasih krn telah berbagi hal yg indah ini 🙂
    salam

    • setyantocahyo 28 Maret 2011 pada 5:00 pm #

      terima kasih kembali bun….sama juga dengan menu di blog bunda saya juga banyak mendapatkan gizi dari sana…

      salam hangat sll buat bunda.

  7. masyhury 4 April 2011 pada 8:50 am #

    Hmm…
    pengemis ini juga kayaknya gak bersyukur pak, lha di kasih emas dan berlian yang banyak belum juga merasa cukup, masi pingin lagi dan lagi… hihi… 😀

    menarik…

    • setyantocahyo 5 April 2011 pada 9:46 am #

      hehe gtu ya??
      bener juga tu……

      salam persahabatan.

    • setyantocahyo 6 April 2011 pada 2:26 pm #

      itu hanya perumpamaan mas…hehe
      , manusia meski sdh diberi banyak kenikmatan tapi tdk ada puasnya…

      salam.

    • setyantocahyo 6 April 2011 pada 2:26 pm #

      itu hanya perumpamaan mas…hehe
      , manusia meski sdh diberi banyak kenikmatan tapi tdk ada puasnya…

      salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pabrik tentang tempe

Kondisi produksi sehari-hari

PrimeEdges

Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

CahayaCahya

Selalu bersinar, Selalu menerangi

Sepakbola & Kehidupan

"Menelaah hidup dari sepakbola...." (roysemut)

Ramlannarie's Blog::...

Iseng-iseng bermanfaat, bisa menambah sedikit ilmu, dan pengetahuan tentang pendidikan dan lainnya......

kelautaje

dan biarkanlah laut tetap membiru...

Info rumah & properti

Informasi rumah sekitar selatan jakarta, rumah jabodetabek, rumah minimalis, townhouse, rumah baru, rumah seken, rumah lokasi strategis, harga murah, harga terjangkau

Endahsetyolaras's Blog

Just another WordPress.com weblog

Sitsetsut's Blog

blog anak muda yang selalu ceria...

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Mataku adalah Matamu

Balikpapan Tempat Cari Makan

LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2

Menulis Untuk Perkongsian Bijak

Kang Arip - Gudang Ilmu

Sharing Ilmu - Diskusi Ilmu - Penyimpanan File

Just Share

Berbagilah selama Anda masih memiliki sesuatu untuk berbagi. Karena hidup ini akan terasa lebih indah jika setiap orang saling mengerti antara satu dengan yang lain..

Refleksi Sosial

Rosyidi Hamzah

Blog Fisika Pak Teguh Pekalongan

Berbagi Informasi tentang Media Pembelajaran Fisika, IPA, dan TIK

/se·na·rai/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

%d blogger menyukai ini: