Nenek sihir….

22 Mar


Kalah perang, seorang pangeran diberi kesempatan
setahun oleh musuhnya untuk mencari jawaban atas
pertanyaan: “Apa yang diinginkan perempuan?”
Kalau dalam setahun tidak dapat menjawab pertanyaan
tersebut, sang pangeran akan digantung.
Bertanya kesana-kemari, tak ada satupun jawaban yang
memuaskan. Akhirnya ketika satu tahun hampir lewat, seseorang
memberinya saran untuk bertanya kepada seorang nenek sihir.
Ketika pangeran menemukan si nenek sihir dan menanyakan
pertanyaan tersebut, si nenek sihir mengatakan bahwa ia hanya
akan menjawab jika sahabat pangeran yang bernama Peter mau
mengawininya.
Pangeran tentu saja tidak tega untuk menikahkan sahabatnya
dengan nenek sihir yang selain jelek juga bau. Akan tetapi Peter
yang merasa banyak berhutang budi dan ingin menunjukkan
baktinya, mengatakan bahwa ia sanggup mengawini nenek sihir
tersebut.
Jawaban nenek sihir: Apa yang benar-benar diinginkan
perempuan adalah diberi kebebasan mengatur hidupnya
sendiri.
Jawaban tersebut diterima dan pangeran terbebas dari tiang
gantungan.
Sementara itu Peter dengan berdebar-debar agak takut
memasuki kamar pengantinnya. Ia sangat terperanjat ketika di
atas ranjang terbaring seorang perempuan yang cantik jelita
dan seksi.
“Kamu siapa..?” tanya Peter tak mengerti.
“Karena kamu sangat baik terhadapku, setengah hari aku akan
menjadi nenek sihir dan setengah harinya lagi aku akan
menjelma menjadi putri yang paling cantik. Sekarang, terserah
kamu, mau pilih mana, apakah siang sebagai nenek sihir dan
malam jadi putri atau sebaliknya,” kata perempuan tersebut.
Peter pun bingung. Di satu sisi, ia ingin menunjukkan kepada
semua orang betapa cantiknya istrinya, tapi ia juga takut nanti
ada yang ingin merebutnya. Kalau istrinya menjelma jadi putri
cantik di malam hari, hanya ia yang akan ‘menikmatinya’.
Akhirnya Peter menyerahkan keputusan tersebut kepada sang
putri.
“Kalau begitu aku akan menjelma jadi putri cantik sepanjang
waktu, karena kamu telah memberiku apa yang diinginkan
perempuan, yaitu kebebasan untuk mengatur hidupku sendiri,”
kata sang putri.
Yang diperlukan oleh seorang perempuan adalah kebebasan
untuk mengungkapkan siapakah dirinya.

Iklan

18 Tanggapan to “Nenek sihir….”

  1. Team_Bulls 22 Maret 2011 pada 10:09 pm #

    hhhmmmm……..begitu ya dengan perempuan.
    pantesan aja…..???

  2. gerhanacoklat 23 Maret 2011 pada 12:20 pm #

    wahwah keren sekali mas cahyo

  3. mas-Giy 23 Maret 2011 pada 10:42 pm #

    terus terang saya kurang sependapat dengan tulisan diatas,
    walaupun kekebasan adalah salah satu hak (bagi laki-laki dan perempuan), namun dalam kebebasan tersebut tetap ada “ketidak bebasan”

    tanggung jawab atau moralitas adalah “belenggu” yang merupakan padanan kata dari “ketidak bebasan”.

    kebebasan mengungkapkan jati diri, perasaan, penilaian,(dsb), tetap harus “EMPAN PAPAN” , jadi kebebasan adalah RELATIF.

    • setyantocahyo 24 Maret 2011 pada 8:18 am #

      mas-Giy terima kasih atas masukannya., dengan bertukar pikiran akan menambah wawasan kita…ttg sesuatu hal…

      sekali lagi thanks ya mas…

  4. kang ian dot com 24 Maret 2011 pada 12:03 pm #

    jadi inget sm istriku pak..saya memberinya kebebasan selama ini asalkan dia sanggup memikulnya..tentunya kebebasan dalam melakukan hal-hal yang baik saja..salam pak 🙂 dah lama g maen kesini..

    • setyantocahyo 24 Maret 2011 pada 1:41 pm #

      jadi kang ian dah merit…??
      wah yang bener neh…?? … kok ga undang2…hehe..

  5. jarwadi 24 Maret 2011 pada 2:35 pm #

    inspiring sekali mas, sayang saya sendiri tidak mudah untuk sepenuhnya memberi kebebasan, bahkan kepada diri saya sendiri 🙂

    • setyantocahyo 24 Maret 2011 pada 3:54 pm #

      kebebasan dalam artian yg bertanggung jawab …..
      terima kasih mas atas kunjungan n komennya…

  6. Andi 24 Maret 2011 pada 2:57 pm #

    lha komenku ilang…

    • setyantocahyo 24 Maret 2011 pada 3:57 pm #

      mas andi …saya berterima kasih pda stiap shbt yg memberikan koment…dan
      saya sll tanggapi setiap koment yg masuk…
      adapun sampai hilang ..itu diluar sepengetahuan saya…

  7. giewahyudi 24 Maret 2011 pada 7:01 pm #

    Test..

    Bukan kebebasan tetapi kasih sayang.. 🙂

  8. joe 25 Maret 2011 pada 9:37 am #

    sebuah pelajaran untuk kaum pria termasuk saya

    • setyantocahyo 26 Maret 2011 pada 4:19 pm #

      mas joe , terima kasih atas kunjungan n komennya…

  9. bundadontworry 28 Maret 2011 pada 1:26 pm #

    kebebasan yg bertanggung jawab, memang tdk mudah, namun bukan tdk mungkin ya Mas Cahyo 🙂
    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pabrik tentang tempe

Kondisi produksi sehari-hari

PrimeEdges

Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

CahayaCahya

Selalu bersinar, Selalu menerangi

Sepakbola & Kehidupan

"Menelaah hidup dari sepakbola...." (roysemut)

Ramlannarie's Blog::...

Iseng-iseng bermanfaat, bisa menambah sedikit ilmu, dan pengetahuan tentang pendidikan dan lainnya......

kelautaje

dan biarkanlah laut tetap membiru...

Info rumah & properti

Informasi rumah sekitar selatan jakarta, rumah jabodetabek, rumah minimalis, townhouse, rumah baru, rumah seken, rumah lokasi strategis, harga murah, harga terjangkau

Endahsetyolaras's Blog

Just another WordPress.com weblog

Sitsetsut's Blog

blog anak muda yang selalu ceria...

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Mataku adalah Matamu

Balikpapan Tempat Cari Makan

LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2

Menulis Untuk Perkongsian Bijak

Kang Arip - Gudang Ilmu

Sharing Ilmu - Diskusi Ilmu - Penyimpanan File

Just Share

Berbagilah selama Anda masih memiliki sesuatu untuk berbagi. Karena hidup ini akan terasa lebih indah jika setiap orang saling mengerti antara satu dengan yang lain..

Refleksi Sosial

Rosyidi Hamzah

Blog Fisika Pak Teguh Pekalongan

Berbagi Informasi tentang Media Pembelajaran Fisika, IPA, dan TIK

/se·na·rai/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

%d blogger menyukai ini: