Pembantu….

7 Apr

Hujan sore itu tak kunjung reda..sudah terbayang dinginnya nanti malam pasti akan megganggu tidur malamku.
Ica…………!!! suara keras memekakkan telinga itu sempat mengagetkannya…..tak lain adalah suara mertua ica yang teramat galak, bawel , cerewet dan entah predikat apalagi yang pas buatnya.
“ Kenapa si lantai kamarku belum di pel?? Cepat siapkan air hangat aku mau mandi…!! ” ….” Iya Mah…, sebentar saya lagi nyetrika …”
Begitulah seakan Ica walaupun sebagai anak mantu tapi tak ubahnya seperti seorang pembantu, tiap hari selalu berhadapan dengan tetek bengek pekerjaan rumah yang seabrek, mengurus ketiga anak nya yang masih kecil kecil …dan harus selalu siap sedia melayani keperluan sang mertua …..masih mending kalu tidak disertai cacian dan omelan…….
Ahhhh…………..terkadang rasa cape itu menjalar ke seluruh badan, tapi mau mengeluh kepada siapa sementara suami jarang ada di rumah , dalam seminggu lima hari dihabiskan diluar kota….bisnis dan bisnis…, sementara yang pegang kendali rumah ini adalah mertua.
Dirumah ini mertua yang mengatur segalanya…, aku diibaratkan orang yang bekerja dirumah itu dan harus mengikuti perintahnya….
“ Mah itu airnya dah aku siapkan di kamar mandi…” sudah menjadi tabiatnya tanpa mengucapkan terima kasih dia langsung ngeloyor saja, dan entah apa yang ada dalam pikirannya…aku tak pernah mengerti………
Sementara beliau mandi aku bereskan kamarnya, membersihkan sampai mengepelnya….
Habis itu musti segera menyiapkan makan malam buat kami sekeluarga,…..
Gemericik air hujan masih terdengar, bahkan terkadang disertai kilat dan gemuruhnya guruh dikejauhan…
Kulirik jam ditas meja kamarku dah menunjukkan pukul. 23.00 , tapi mata ini belum mau terpejam juga. badan ini terasa cape ….kok malah pikiran menerawang gak karuan…
Dalam kesendirian seperti ini aku sering melamun, membayangkan kehidupan normal seperti orang orang….tiap hari bersanding dengan suami, dan merasakan indahnya harmonisnya rumah tangga…
Tiba tiba pikirannya membayang ke 12 tahun yang lalu, yaitu indahnya masa masa pacaran….
“ Ica aku cinta dan sayang padamu, aku ingin selalu bersamamu , menemanimu….…..kita akan selalu berbagi disaat suka maupun duka. “
Tak sadar bibirnya mengembang …dia sempat tersenyum mengenang kata2 manis dari pacarnya…yang tak lain adalah suaminya sekarang
Tatkala tersadar kini dia terbaring tanpa teman , maka mengalirlah air bening disudut matanya…seolah dia tak bisa terima kenyataan hidup ini. Kenapa suamiku sekarang banyak berubah, dia lebih menyayangi bisnisnya dari pada istri dan anak anaknya…, dan ketika dirumah lebih memperhatikan orang tua daripada istri dan anak anaknya….
“Jadi aku ini sebenarnya sebagai apa?? Sebagai istrikah…..atau sebagai pembantunya…
Tidur larut malam adalah hal yang biasa, yang dia bisa hanya bercengkrama di dunia maya…
Bertemu teman dan sahabat, tuk sekedar say hai….ada juga teman yang biasa diajak cerita….
Pada suatu pagi anggota keluarga terlihat lengkap, rupanya papanya pas ada di rumah saat mereka berdua ,maka timbullah suatu pembicaraan…
“ Pa kalau boleh mama mau bicara, mama tidak mempersoalkan perihal bisnis papa…tapi seandainya pas ada dirumah tidak bisakah papa fokuskan perhatiannya buat keluarga …..tidak didepan computer pekerjaan aja yang diurus…”
“ Aduuuhhhh……itu lagi itu lagi…bosan tauu…., bicara yang lain coba…!!!”
Bukan hal yang aneh jika setiap pembicaraan pasti berakhir dengan pertengkaran…., biasanya keadaan akan diperkeruh dengan tampilnya si mertua yang ikut ikutan bicara….
Ica hanya bisa menangis…karena merasa tak kuasa lagi bicara..yang ada hanya rasa sesak menggelora didada…
“ Oh Tuhan ….berilah kekuatan pada hambamu ini, semoga tetap diberikan kesabaran dalam menjalani kehidupan seperti ini..” demikian yang selalu ica pinta dalam setiap doanya.
“Pa…bukankkah aku ini istrimu.., tentu berhak bicara demi untuk kebaikan keluarga …., tapi papa tak pernah mau mendengar aku, tapi lebih mendengarkan kata kata oma ….”
“ Sudahlah kamu jangan bayak bicara……, jika kamu tidak suka kamu boleh pergi dari rumah ini”.
Kata kata itu bukan yang pertama kali aku terima, tapi sudah yang kesekian kalinya…
Tapi apa daya aku hanya seorang wanita , jika pergi mau pergi kemana……justru anak anak yang menjadi beban pikiranku…
Jujur jika soal materi keluarga kami tak pernah kekurangan, tapi apakah hidup ini akan tentram dan bahagia hanya dengan berkecukupan materi??
Rasanya tidak, yang terpenting bagiku sekarang adalah adanya penghargaan atas statusku sebagai seorang istri , bukan seperti seorang pembantu yang kini aku alami…
Tapi sampai detik ini suamiku tak pernah memahami perasaanku, apalagi mertuaku…
Kehadiran orang lain tuk membantu pekerjaan rumah……. dianggapnya sebagai pemborosan saja…..
Biarlah…sekarang aku akan banyak diam , biarlah kehidupan ini mengalir apa adanya…biarlah penghargaan itu tak pernah aku dapatkan dialam nyata toh aku masih punya lagi dunia lain yaitu dunia maya…yang bisa membuatku tertawa…bercanda ria..bersama teman teman juga berbagi cerita…
Biarlah kehidupan model begini akan aku jalani ….meski sampai akhir usia, yang penting anak anak ku jangan sampai mengerti tentang semua ini….
Akan kuajarkan pada mereka bagaimana caranya bisa menghargai seorang wanita
Agar kelak tak ada lagi orang yang menderita seperti aku………..

Iklan

18 Tanggapan to “Pembantu….”

  1. Ridha Alsadi 9 April 2011 pada 11:37 pm #

    kok aku pengen nangis yah mbaca ini, hiks…hiks…

    ini nyata mas???

    salam hangat, bangauputih ^_^

    • setyantocahyo 10 April 2011 pada 3:12 pm #

      bangau putih benar…kisah ini memang menyedihkan sekali….

      salam hangat kembali ya …

  2. achoey el haris 10 April 2011 pada 12:36 pm #

    perempuan seharusnya dimuliakan
    dia partner kita 🙂

    • setyantocahyo 10 April 2011 pada 3:14 pm #

      mas achoy benar sekali…

      salam hangat .. 🙂

      • achoey el haris 26 April 2011 pada 8:48 am #

        Salam hangat dari Kota Hujan 🙂

  3. SITI FATIMAH AHMAD 12 April 2011 pada 2:36 pm #

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Cahyo…

    Hati saya turut terhiris dengan kehidupan Ica. Rintihannya menyucuk dalam dengan keresahan yang berpenjangan. Disertai dengan putus harap yang terpaksa dijalani sepanjang usia perkahwinan. ternyata dirinya disia-siakan oleh suaminya.

    Subhanallah, tidak semua perkahwinan berlanjut dengan bahagia. Banyak juga berakhir dengan perpisahan. Campur tangan mentua menjadi satu faktor keretakan rumahtangga. Mana kala anak lelaki kurang memahami tanggungjawab yang sepatutnya dijalaninya dalam memberi hak kepada isteri dan anak2.

    Kisah Ica di atas banyak berlaku dalam masyarakat kita hari ini. Kisah cerai artis semakin berleluasa dan dianggap ringan. Mudahan kita semua selamat dari hal yang membuat ahli keluarga kita menderita jasad dan batinnya.

    Salam mesra dan terima kasih sudah berbagi kisah, mas.

    • setyantocahyo 15 April 2011 pada 3:03 pm #

      Wa’alaikum salam wr wb.
      Salam ta’zim buat bunda dan keluarga smoga selalu dalam keadaan sehat sejahtera , dibawah lindungan Allah swt, agar selalu menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah…amiin.
      Memang demikian bunda… bahwa dalam kehidupan berumah tangga tidak semuanya dalam keadaan baik baik saja, tapi ada kalanya banyak rintangan dan hambatan. Yang semuanya itu bisa terjadi karena faktor dari luar atau faktor dari dalam keluarga itu sendiri. Dan semoga kita tidak termasuk yang demikian , selama kita semua ada upaya tuk selalu membina …dan memeliharanya….

      Demikian Bunda tak lupa salam mesra sll from west java…

  4. M Mursyid PW 15 April 2011 pada 1:28 am #

    Lama banget gak berkunjung di blog ini. Semoga Sehat selalu.

    • setyantocahyo 15 April 2011 pada 2:20 pm #

      Apa kabar P Guru……
      demikian juga smoga P Guru dalam keadaan baik – baik saja tak kurang suatu apa…dan selamat bertugas…

  5. massigit 19 April 2011 pada 9:40 pm #

    hmm..ternyata komitmen diawal hubungan masih sangat mungkin berubah-ubah. Terkadang kita sering lupa bahwa kebahagiaan sejati itu ada di dalam hati bukan hanya soal materi.
    Salam mas Cahyo..kangen rasanya ngeblog lagi..

    • setyantocahyo 23 April 2011 pada 2:05 pm #

      massigit benar sekali…

      terima kasih atas kunjungannya…., dan selamat ngeblog kembali….

  6. choirunnangim 22 April 2011 pada 6:51 am #

    assalamu ‘alaikum pak cahyo..
    sungguh mulia wanita yang ada diatas
    beliau mampu menahan beban yang selalu melilit setiap harinya..
    menurut saya keihlasanlah yang mesti menjadi starting pointnya..
    Allah memberi suatu beban sesuai dengan kemampuan hambanya.
    dan lagi sabar dan syukur adalah sayap iman yang nyata…

    • setyantocahyo 23 April 2011 pada 2:09 pm #

      waalaikum salam wr wb.
      sabar dan syukur adalah sayap iman yang nyata…
      kalimat ini sangat manis sekali…
      da aq setuju …

      terima kasih atas kunjungannya ….juga komengnya…

  7. guru rusydi 26 April 2011 pada 4:29 pm #

    kalimat ini “ Ica aku cinta dan sayang padamu, aku ingin selalu bersamamu , menemanimu….…..kita akan selalu berbagi disaat suka maupun duka. “ terlalu sering muncul di karya2 sastra. belum ada yang bisa menggantikannya ya?

    • setyantocahyo 29 April 2011 pada 8:32 am #

      benar….krn kalimat itu begitu sakti untuk meluluhkan hati seorang wanita….tapi sayangnya kadang janji tidak sesuai dg kenyataan…ini hyang bikin hati seorang wanita jadi kecewa…

      salam hangat….

  8. achoey el haris 29 April 2011 pada 11:33 am #

    kok belum update lagi? 🙂

  9. No Name 5 Mei 2012 pada 11:45 am #

    hikz…hikz..:'(
    thx mas…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pabrik tentang tempe

Kondisi produksi sehari-hari

PrimeEdges

Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

CahayaCahya

Selalu bersinar, Selalu menerangi

Sepakbola & Kehidupan

"Menelaah hidup dari sepakbola...." (roysemut)

Ramlannarie's Blog::...

Iseng-iseng bermanfaat, bisa menambah sedikit ilmu, dan pengetahuan tentang pendidikan dan lainnya......

kelautaje

dan biarkanlah laut tetap membiru...

Info rumah & properti

Informasi rumah sekitar selatan jakarta, rumah jabodetabek, rumah minimalis, townhouse, rumah baru, rumah seken, rumah lokasi strategis, harga murah, harga terjangkau

Endahsetyolaras's Blog

Just another WordPress.com weblog

Sitsetsut's Blog

blog anak muda yang selalu ceria...

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Mataku adalah Matamu

Balikpapan Tempat Cari Makan

LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2

Menulis Untuk Perkongsian Bijak

Kang Arip - Gudang Ilmu

Sharing Ilmu - Diskusi Ilmu - Penyimpanan File

Just Share

Berbagilah selama Anda masih memiliki sesuatu untuk berbagi. Karena hidup ini akan terasa lebih indah jika setiap orang saling mengerti antara satu dengan yang lain..

Refleksi Sosial

Rosyidi Hamzah

Blog Fisika Pak Teguh Pekalongan

Berbagi Informasi tentang Media Pembelajaran Fisika, IPA, dan TIK

/se·na·rai/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

%d blogger menyukai ini: